tag:blogger.com,1999:blog-216272002008-07-25T00:24:43.914+07:00Ridwan Sanjaya - Artikel InternetRidwan Sanjayahttp://www.blogger.com/profile/06233269529334452405noreply@blogger.comBlogger60125tag:blogger.com,1999:blog-21627200.post-83844888971681137592008-07-09T06:13:00.005+07:002008-07-09T06:26:40.979+07:00Menggali Potensi Finansial Blog<p align="justify">(Suara Merdeka Minggu - Rubrik Konek 8 Juli 2008) </p><p align="justify"><br /><i>Berbicara tentang Blog yang saat ini tengah digemari oleh banyak orang, seringkali tidak bisa lepas dari potensinya yang besar dalam hal pendapatan finansial. Google AdSense yang menjadi fenomena pendapatan online di Indonesia sejak tahun 2006 dianggap sebagai sumber pendanaan yang paling mudah dan menguntungkan.</i></p><p align="justify"><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_6YUDjuX17SM/SGtZ1J_GDjI/AAAAAAAAAAY/s0nt1TzssPE/s320/AdSenseCheck.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px;" src="http://bp3.blogger.com/_6YUDjuX17SM/SGtZ1J_GDjI/AAAAAAAAAAY/s0nt1TzssPE/s320/AdSenseCheck.jpg" alt="" border="0" /></a> </p><p align="justify">Berbondong-bondong para pemilik web memasangkan kode AdSense di situsnya. Mereka berlomba-lomba untuk mendatangkan pengunjung ke situsnya, sehingga dapat menciptakan peluang untuk memperoleh dolar setiap kali iklan di-klik oleh pengunjung. </p><p align="justify">Informasi mengenai peluang ini terus menyebar, komunitas-komunitas bermunculan, sehingga akhirnya AdSense menjadi ladang bisnis yang luar biasa besar, menggiurkan, dicari-cari oleh banyak pengguna internet, dan seringkali menjadi sebab awal seseorang terjun ke dunia internet.</p><span class="fullpost"><p align="justify">AdSense adalah hasil karya kreatif dan merupakan program periklanan yang ditawarkan oleh Google. Semua pemilik web diperbolehkan memasang iklan AdSense di situs mereka asalkan tidak melanggar perjanjian yang sudah ditetapkan oleh Google AdSense. Iklan yang ditampilkan adalah iklan-iklan dari para pemasang iklan yang terdaftar di Google Adwords.</p><p align="justify">Google Adwords merupakan layanan dari Google untuk menjaring iklan dari para pemasang iklan di seluruh dunia. Iklan tersebut akan ditampilkan di dalam halaman hasil pencarian Google, situs-situs rekanan Google, dan situs-situs yang bergabung ke Google AdSense </p><p align="justify">Para pemasang iklan di Adwords dapat mengatur kata kunci (keyword) yang menyebabkan iklannya tampil di sebuah website. Apabila isi dari situs Anda sesuai dengan kata kunci yang telah diatur oleh para pemasang iklan, maka iklan tersebut akan muncul di dalam situs Anda. </p><p align="justify">Apabila iklan tersebut di-klik oleh pengunjung situs Anda, maka si pemasang iklan akan membayar sejumlah uang kepada Google sesuai dengan besaran dana yang dia ajukan sebelumnya. Selanjutnya Google akan menyimpan sejumlah uang ke dalam akun Anda sebagai hasil jerih payah menarik pengunjung memilih iklan tersebut. </p><p align="justify"><b>Melangkah Lebih Jauh</b> </p><p align="justify">Namun sebelum melangkah lebih jauh, ada satu hal yang perlu ditekankan. Google AdSense bukanlah program cepat kaya seperti yang sekarang diasumsikan oleh banyak orang. Bukan kaya dalam satu malam, bukan pula mendapat ratusan dolar hanya dengan duduk depan komputer 10 menit sehari. </p><p align="justify">AdSense adalah bisnis yang sama dengan bisnis di dunia nyata! Sama seperti bisnis lain, perlu dedikasi yang tinggi untuk sukses di dunia ini. Penjelasan tersebut bukan untuk menakut-nakuti Anda, namun lebih semata-mata menghindari kesalahpahaman yang selama ini dibuat oleh banyak orang. </p><p align="justify">Banyak dari mereka kemudian mundur di tengah jalan setelah mengetahui bahwa ada yang perlu dipelajari, dipraktekkan, serta dibutuhkan ketekunan untuk mengelolanya. Agar tidak menjadi salah satu dari mereka, tulisan ini dibuka dengan fakta dan alasan yang sesuai dengan hasil yang akan Anda peroleh. </p><p align="justify">Namun optimislah, yakinlah dengan kerja keras hasil pasti akan dituai. Sudah banyak sekali para pemilik akun AdSense Indonesia yang berpendapatan rutin paling tidak 100 USD per bulan. </p><p align="justify">Anda bisa mampir ke forum <a href="http://adsense-id.com/" target="_blank">adsense-id.com</a> atau situs <a href="http://buku-adsense.blogspot.com/" target="_blank">buku-adsense.blogspot.com</a> untuk melihat dan membuktikan. Tidak ada alasan bagi Anda untuk kalah sebelum bertanding. Belajar dan praktekan, niscaya penghasilan rutin dari Google AdSense bisa anda raih. </p><p align="justify"><b>Yang Harus Dilakukan</b> </p><p align="justify">Jika Anda bukanlah orang yang mahir membuat web, Blog dapat menjadi pilihan yang mudah. Pertama-tama, buatlah terlebih dahulu akun Blog di <a href="http://www.blogger.com/" target="_blank">www.blogger.com</a>. Blogger.com atau sering disebut sebagai Blogspot merupakan layanan Blog gratis yang memberikan kemudahan kepada penggunanya dalam memasang iklan dari Google AdSense. Layanan Blog gratis yang lain tidak memungkinkan untuk hal tersebut. </p><p align="justify">Selanjutnya mulailah menulis berbagai hal yang Anda sukai. Jika dimungkinkan, tulislah dalam bahasa Inggris yang dapat dibaca oleh pengunjung dari seluruh dunia. Jika perlu, Anda bisa menggunakan dwi bahasa dalam satu artikel untuk mempermudah pengunjung Indonesia dan manca negara. </p><p align="justify">Selanjutnya promosikan Blog Anda ke pengguna internet di seluruh dunia melalui Google, Yahoo!, dan mesin pencari lainnya. Anda dapat mencoba <a href="http://www.google.com/addurl/" target="_blank">http://www.google.com/addurl/</a> untuk mendaftarkan situs Anda ke dalam Google dan <a href="https://siteexplorer.search.yahoo.com/submit" target="_blank">https://siteexplorer.search.yahoo.com/submit</a> untuk Yahoo!. </p><p align="justify">Untuk membuat betah pengunjung, tambahkan beberapa asesoris Blog atau sering disebut sebagai <i>widget</i> ke dalam sisi Blog. Salah satu widget yang umumnya dibutuhkan adalah kotak pesan atau <i>shoutbox</i> untuk meninggalkan pesan, berkomentar, ataupun memberikan kritik dan saran. Asesoris jam, kalender, dan pencatat jumlah pengunjung (<i>web counter</i>) juga umumnya dipasang untuk memperindah tampilan Blog. </p><p align="justify">Setelah semuanya disiapkan, Anda dapat mendaftarkan diri ke Google AdSense, baik melalui <a href="http://adsense.google.com/" target="_blank">http://adsense.google.com</a> maupun melalui fasilitas penambahan elemen halaman yang terdapat di dalam menu Tata Letak atau Layout. Anda akan memperoleh kode JavaScript yang dapat digunakan untuk menampilkan iklan di dalam Blog Anda. </p><p align="justify"><b>Tidak Harus Dikunjungi</b> </p><p align="justify">Karena Blog menyediakan teknologi RSS atau <i>Really Simple Syndication</i>, artikel yang Anda tulis di dalamnya bisa dibaca oleh orang lain tanpa harus mengunjungi situs pemiliknya. Anda bisa menggunakan ponsel, PDA, atau aplikasi desktop untuk membaca artikel-artikel di dalam Blog tanpa harus membuka situs tersebut. RSS merupakan format dokumen untuk bertukar konten yang menggunakan kode-kode XML. </p><p align="justify">Selain RSS, Anda juga dapat menggunakan Atom yang berfungsi sama namun lebih baru namun belum digunakan secara luas. Sama halnya dengan RSS, Atom juga merupakan format dokumen untuk bertukar konten yang menggunakan kode-kode XML. </p><p align="justify">Dengan menggunakan Aggregator atau pembaca dokumen RSS/Atom, sebagian informasi di dalam Blog bahkan dapat digabungkan ke dalam situs lain. Sebagai contohnya, Anda dapat melihat berita-berita dari situs web media massa tertentu di dalam <a href="http://bukutips2.blogspot.com/" target="_blank">http://bukutips2.blogspot.com</a> dan <a href="http://id.yahoo.com/" target="_blank">http://id.yahoo.com</a>. </p><p align="justify">Apabila sebagian informasi tersebut di-klik, maka halaman web akan berpindah ke halaman pemilik informasi tersebut. Hal ini dapat digunakan untuk meningkatkan popularitas dan jumlah kunjungan ke situs Anda. Semakin banyak pengunjung, apalagi dari mancanegara, semakin terbuka peluang iklan-iklan yang ada di dalam Blog dipilih. </p><p align="justify">Semakin banyak iklan di-klik oleh pengunjung, maka semakin besar peluang untuk memperoleh dolar dari Google AdSense. Asalkan jujur dalam menjalankan usaha ini, pendapatan tersebut akan dapat Anda nikmati dalam jangka waktu yang tidak terbatas. Sudah tidak sabar mendapatkan Dolar dari AdSense?</p></span>Ridwan Sanjayahttp://www.blogger.com/profile/06233269529334452405noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-21627200.post-48007494569318211822008-07-03T05:14:00.002+07:002008-07-03T05:25:35.458+07:00Membuat Backup Artikel Blogspot(Suara Merdeka Minggu - Rubrik Konek 15 Juni 2008)<br /><div style="text-align: justify;"><strong style="font-weight: normal; font-style: italic;"><br />Beberapa </strong><span style="font-style: italic;">hari yang lalu, salah seorang teman tanpa sengaja menghapus blog yang selama ini dikelolanya. Meskipun sudah tersedia fasilitas untuk konfirmasi hapus blog, tanpa sadar dilewatinya karena sudah yakin. Alhasil, semua tulisan yang telah dibuat dalam beberapa tahun terakhir lenyap tak berbekas. Lalu bagaimana mengembalikannya?<br /><br /></span><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_1QTequ7ETCU/SGwAM2TI_8I/AAAAAAAAAHI/CjKitGNuMG0/s1600-h/BloggerBackup.v1.0.5.14.a.png"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_1QTequ7ETCU/SGwAM2TI_8I/AAAAAAAAAHI/CjKitGNuMG0/s320/BloggerBackup.v1.0.5.14.a.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5218546288949788610" border="0" /></a><br />Jika sudah terjadi, memang agak sulit untuk mengembalikan semua artikel yang telah ditulis kembali utuh seperti semula. Seyogyanya perlu dilakukan langkah pencegahan dengan menyimpan semua konten blog ke dalam harddisk atau media penyimpanan lain secara periodik. Apabila sudah terjadi, langkah maksimal yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan bantuan Google.<br /><br />Ketika Anda mencari situs melalui Google, tersedia fitur Cached atau Tembolok yang menyimpan berbagai situs Anda pada masa lalu. Fitur ini dapat Anda manfaatkan untuk menampilkan beberapa artikel blog yang sempat disimpan oleh Google. Meskipun tidak ada jaminan tampil semuanya, beberapa artikel dapat dikembalikan seperti semula dengan cara <em>copy-paste</em>.<br /><br />Seringkali karena berbagai sebab, diperlukan pembuatan backup dari artikel dan komentar yang ada di dalam blog. Namun Blogspot tidak menyediakan fasilitas untuk melakukan hal itu.<br />Jika terjadi suatu hal, koleksi artikel di dalam blog yang jumlahnya sudah cukup banyak akan hilang dengan sia-sia. Padahal artikel blog merupakan aset yang berharga bagi Anda yang memanfaatkannya sebagai media dokumentasi dan sarana untuk mencari penghasilan melalui internet.<br /><span class="fullpost"><br /><strong>Rekomendasi</strong><br /><strong> </strong>Terdapat beberapa cara untuk melakukan backup atau pengamanan terhadap artikel dan komentar yang ada di dalam Blogspot. Cara yang pertama adalah dengan menampilkan semua isi artikel di dalam web browser dan menyimpannya ke dalam harddisk.<br /><br />Sedangkan cara kedua, dengan mengkopi semua artikel dan komentar dari Blogspot ke Wordpress.com melalui fasilitas impor dari Wordpress.com. Cara ketiga, dengan menggunakan fasilitas Cross-Posting yang disediakan oleh Multiply.com.<br /><br />Cara keempat yang paling disarankan adalah dengan mengunakan software BloggerBackupSetup yang disediakan secara gratis di CodePlex.com melalui halaman <a href="http://www.codeplex.com/bloggerbackup/Release/ProjectReleases.aspx">http://www.codeplex.com/bloggerbackup/Release/ProjectReleases.aspx</a>.<br /><br />Meskipun sedikit lebih rumit, BloggerBackupSetup yang dibuat oleh gduncan411 ini bukan hanya bisa menyimpan semua konten di dalam Blogspot, tetapi juga bisa mengembalikannya ke dalam Blogspot.<br /><br />Pertama-tama, unduhlah software yang disediakan oleh CodePlex.com dengan menggunakan klik mouse pada file “BloggerBackupSetup.10.9.23.zip”. Selanjutnya, simpanlah ke dalam harddisk dan tunggulah proses unduh dinyatakan selesai. Setelah proses pengunduhan selesai, ekstraklah file zip yang dihasilkan dan jalankan file setup.exe yang ada di dalamnya. Ikutilah proses instalasi sampai selesai agar program dapat segera dijalankan.<br /><br />Selanjutnya, jalankan program Blogger Backup Utility pada menu dengan nama yang sama. Anda akan diminta untuk mengisikan alamat email yang biasanya digunakan untuk login ke dalam Blogger.com beserta kata sandinya.<br /><br />Kemudian tekanlah tombol “Login into Blogger and Get Blogs”. Akan tampil daftar blog yang dimiliki oleh user tersebut beserta alamat Feednya dan user ID. Tekanlah tombol OK untuk menutup proses pembuatan daftar blog yang dimiliki oleh setiap user ID.<br /><strong><br />Proses</strong><br />Pada tampilan utama software ini, pilihlah blog yang akan diamankan melalui opsi “Available blogs”. Pastikan beberapa opsi berikut ini telah ditentukan: lokasi penyimpanan (Save posts to folder), menimpa backup yang telah ada (Overwrite existing backups), menyimpan komentar (Save comments), format penyimpanan (Save posts as), batas artikel setiap file (Maximum posts per file), jumlah artikel terakhir yang akan di-<i>backup</i> (Get only the most recent), dan batasan tanggal yang akan di-backup (Only new posts since).<br /><br />Setelah semua opsi ditentukan, tekanlah tombol Backup Posts untuk melakukan pengamanan blog yang telah dipilih sebelumnya. <em>Progress bar</em> di bagian kiri bawah akan tampil untuk memperlihatkan proses yang sedang terjadi.<br /><br />Setelah proses selesai, akan tampil sejumlah judul artikel yang berhasil diamankan di sisi kanan program. File yang dihasilkan dapat dilihat di dalam subfolder “Blogger Backup” yang terletak di dalam folder My Documents.<br /><br />Apabila suatu saat diperlukan, Anda dapat memulihkan backup yang dibuat dan menyimpannya ke dalam Blog dengan menggunakan tombol Restore Posts. Selanjutnya pilihlah file yang akan di-restore dan masukkan user ID beserta passwordnya untuk memproses penyimpanan artikel yang telah diaman ke dalam blog. Tekanlah tombol OK untuk memulai proses. Proses penyimpanan ke dalam blog akan tampak pada <em>progress bar</em> yang terletak di kiri bawah program. Jika proses selesai, maka akan muncul status “Done” di sebelah <em>progress bar.</em><br /><br />Setelah itu, Anda dapat melihat kembali ke dalam blog. Artikel-artikel yang telah di-backup dan di-restore akan muncul di dalam tampilan blog Anda. Apabila terjadi restore beberapa kali, maka artikel juga akan muncul beberapa kali di dalam blog. Untuk menghilangkan posting yang kembar, Anda dapat menghapusnya melalui menu Edit Posting di dalam akun Blogger. Cukup mudah, bukan? Dengan begitu, tidak perlu ada kekhawatiran lagi apabila terjadi masalah di dalam blog Anda.</span></div>Ridwan Sanjayahttp://www.blogger.com/profile/06233269529334452405noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-21627200.post-53891080936997316852008-05-28T05:02:00.003+07:002008-06-08T16:34:24.842+07:00Perpustakaan Virtual dengan Fitur iPaper<div style="text-align: justify;">(Suara Merdeka Minggu - Rubrik Konek 25 Mei 2008)<br /><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_1QTequ7ETCU/SEungPNQytI/AAAAAAAAAG4/jogX9areeyA/s1600-h/PerpustakaanVirtual.jpg"><img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_1QTequ7ETCU/SEungPNQytI/AAAAAAAAAG4/jogX9areeyA/s200/PerpustakaanVirtual.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5209441566263921362" border="0" /></a><span style="font-style: italic;">Bagi Anda yang telah terbiasa memanfaatkan internet sebagai media dalam berbagi ilmu dan pengetahuan, tentunya pernah berpikir untuk melindungi karya pribadi Anda dari kopi ilegal. Tindakan pencegahan berupa penyimpanan dokumen dalam format PDF read-only, ternyata juga tidak menjamin keamanan dokumen dari cetak ilegal. Diperlukan fasilitas yang dapat menayangkan karya Anda secara online tanpa dapat dikopi ke dalam komputer pengunjung.</span><br /><br />Sebetulnya fasilitas ini sudah sering ditemui di situs amazon.com dan digunakan untuk menampilkan isi buku sebelum konsumen melakukan pembelian. Selain itu, situs books.google.com juga menggunakannya untuk menampilkan isi buku dari berbagai perpustakaan universitas terkenal di negeri Paman Sam. Lalu bagaimana caranya jika kita menginginkan fasilitas serupa untuk menayangkan karya-karya pribadi? Dengan begitu, dapat tercipta perasaan aman ketika berbagi ilmu dan pengetahuan untuk sesama.<br />Fitur yang diberi nama iPaper di dalam situs scribd.com mempunyai cara kerja yang sama dengan fasilitas “Search Inside The Book” yang ada di amazon.com dan Google Books. Situs ini menyediakan fasilitas document streaming atau membaca dokumen seperti layaknya melihat video di dalam Youtube.com. Pengunjung hanya dapat membuka dan membaca semua isi dokumen namun tidak dapat diunduh.<br /><span class="fullpost"><br /><span style="font-weight: bold;">Proses</span><br />Berbagai file juga dapat didukung oleh layanan ini, antara lain PDF, DOC, XLS, dan PPT. Untuk menggunakannya, pemilik dokumen hanya perlu masuk ke dalam situs scribd.com dan melakukan proses unggah (upload) melalui tombol “Click to Upload”. Selanjutnya Anda hanya perlu melakukan pemilihan dokumen yang akan ditayangkan.<br />Proses unggah akan ditampilkan di dalam kotak “Upload Queue”. Tunggulah sampai proses dinyatakan lengkap 100%. Selanjutnya, Anda akan diminta untuk memasukkan nama pengguna (username) dan kata sandi (password) apabila telah melakukan pendaftaran. Namun jika belum pernah melakukan pendaftaran sebelumnya, isilah nama pengguna, kata sandi, dan alamat e-mail di dalam kotak “Join Scribd”. Kemudian tekanlah tombol Signup untuk memproses pendaftaran akun Scribd.<br />Apabila proses pendaftaran berhasil dilakukan, isilah informasi dokumen tersebut secara lengkap, baik judul (title), keterangan (description), maupun kata kunci (tags). Jangan lupa menekan tombol Publish untuk menyimpan dokumen ke dalam server. Setelah proses tersebut selesai, Anda akan diperlihatkan dokumen-dokumen yang telah disimpan ke server di dalam halaman My Documents.<br /><br /><span style="font-weight: bold;">Streaming</span><br />Pilihlah salah satu dokumen yang ingin ditampilkan dari daftar di All Documents. Tunggulah beberapa saat sampai proses loading dokumen selesai dan menampilkan halaman pertama. Kemudian tekanlah tombol Embed di atas dokumen dan kopi kode HTML yang muncul di dalam kotak isian “Embed This Document”. Jika diperlukan, Anda dapat menekan link “Advanced Options” untuk mengatur ukuran tampilan dokumen.<br />Salinlah kode tersebut di dalam artikel website atau Blog yang terkait dengan menggunakan klik kanan mouse dan pilih menu Paste, atau menggunakan kombinasi tombol Ctrl+V. Begitu berhasil disimpan dan ditayangkan, Anda akan langsung melihat dokumen tersebut tampil di dalam situs. Contoh hasilnya dapat Anda lihat di situs artikeledukasi.blogspot.com.<br />Sama halnya seperti Youtube.com, dokumen tersebut ditampilkan secara streaming oleh Scribd.com sehingga Anda tidak perlu khawatir akan kepemilikan dokumen. Selain itu, dokumen tersebut juga dapat ditayangkan di situs lain melalui mekanisme penyisipan kode HTML yang mirip dengan Youtube.com. Dengan begitu, dokumen dapat terdistribusi secara luas melalui internet namun kepemilikannya tetap di tangan Anda. Bahkan perpustakaan virtual-pun bisa dibangun dari sini.<br /></span><br /></div>Ridwan Sanjayahttp://www.blogger.com/profile/06233269529334452405noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-21627200.post-69455662277074548142008-04-09T22:32:00.000+07:002008-04-09T22:33:58.417+07:00Blokir Kontennya, Jangan Situsnya<div style="text-align: justify;"><br /><span style="font-style: italic;">Beberapa situs diblokir oleh berbagai penyedia layanan internet (ISP) untuk merespon surat resmi dari Menkominfo. Beberapa situs tersebut antara lain Youtube, Multiply, MySpace, dan Rapidshare yang banyak digunakan oleh pengguna internet di Indonesia. Pemanfaatan situs-situs tersebut seringkali terkait dengan kepentingan hobi semata, pendidikan, sampai dengan kepentingan bisnis kecil dan menengah.</span><br /><br />Namun sepertinya hal-hal tersebut tidak ikut diperhatikan dalam penutupan situs-situs di atas. Banyak pihak merasa dirugikan dan dikecewakan karena ruang aktivitas mereka tiba-tiba ditutup. Bahkan berkembang kekhawatiran dari banyak pihak akan munculnya permintaan lain untuk memblokir situs-situs selain Youtube, Multiply, MySpace, dan Rapidshare.<br />Muncul banyak pertanyaan. Apakah memang harus menutup situs secara keseluruhan untuk mencegah masyarakat mengakses konten-konten yang tidak diinginkan? Apakah tidak mungkin hanya membatasi pada blokir konten-konten tertentu saja?<br />Bukankah teknik untuk melakukan blokir tidak terbatas hanya pada filter alamat saja? Bukankah filter pada konten atau alamat yang spesifik juga bisa dilakukan? Bukankah filter situs tetap tidak dapat membendung teknologi yang ada saat ini?<br /><span class="fullpost"><br />Pemerintah harusnya tidak sembarangan melakukan blokir. Pemblokiran yang dilakukan dengan menutup keseluruhan domain dapat merugikan orang-orang yang menggantungkan hidupnya dari layanan situs tersebut. Seyogyanya blokir lebih diarahkan kepada konten tertentu saja dan tidak asal menutup situs-situs yang justru memberikan manfaat kepada banyak orang.<br />Dengan melakukan filter pada konten saja, resiko kerugian dapat diminimalkan. Masyarakat yang memanfaatkan beberapa situs tersebut untuk tujuan positif tetap diberikan tempat yang layak. Selain Blogspot, Multiply juga banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk berjualan secara online. Selain layanannya tidak berbayar, penggunaannya dirasakan cukup mudah bagi pengguna awam.<br />Sedangkan fasilitas Rapidshare juga banyak digunakan untuk menyimpan dokumen-dokumen pendukung dari artikel-artikel pendidikan yang disajikan di internet. Sangat disayangkan apabila mereka-mereka justru ikut menjadi korban dalam kejadian ini.<br />Saat ini memang telah berkembang protes mengenai kebijakan penutupan situs-situs di atas. Bahkan salah seorang netter Indonesia yang bernama Defrio Nandi telah mengajukan petisi online untuk menolak pemblokiran situs-situs tersebut. Petisi tersebut dapat dilihat http://www.petitiononline.com/utubeina/petition.html. Sudah lebih dari delapan ribu netter yang ikut menandatangani petisi ini.<br />Petisi sejenis ini sebetulnya bukanlah hal baru. Aktivitas ini juga pernah dilakukan beberapa tahun yang meminta PayPal untuk memasukkan Indonesia ke dalam daftar negara yang dapat menggunakan layanan PayPal dalam transaksi online. Saat ini Indonesia sudah bisa menggunakan PayPal untuk kepentingan transaksi di internet.<br />Dengan adanya petisi tersebut, diharapkan Menkominfo juga dapat ikut mendengar pendapat-pendapat yang muncul di masyarakat. Sehingga dapat diambil kebijakan yang lebih tepat dalam melakukan blokir konten-konten yang tidak layak tampil.<br /></span><br /></div>Ridwan Sanjayahttp://www.blogger.com/profile/06233269529334452405noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-21627200.post-17020390091726198732008-04-09T22:16:00.002+07:002008-05-21T12:40:11.966+07:00Hacker dan Blogger Digugat<div style="text-align: justify;">(Suara Merdeka Minggu - Rubrik Konek 20 April 2008)<br /><br /><span style="font-style: italic;"><span style="font-style: italic;"></span>Dalam berbagai kesempatan, seorang pakar telematika sering menyebut-nyebut Hacker dan Blogger sebagai pelaku berbagai aktivitas negatif di internet. Meskipun bukan sekali ini saja hacker menjadi kambing hitam pada setiap kejadian, namun betulkan Blogger juga terlibat?</span><br /><br />Beberapa waktu yang lalu, situs milik Depkominfo diserang dan berganti muka. Kasus yang sering disebut sebagai defacing ini memang sering terjadi di dunia internet, baik pada saat muncul ketegangan pihak-pihak tertentu ataupun pada saat kondisi normal.<br />Umumnya, server website dengan tingkat keamanan yang rendah akan dengan mudah disusupi dan berganti wajah. Kejadian-kejadian sejenis ini juga sempat terjadi pada saat ketegangan antara Indonesia dan Malaysia, terkait persoalan klaim budaya.<br />Hacker selalu menjadi sebutan populer ketika orang-orang tersebut berhasil melakukan aktivitasnya memasuki sistem komputer orang lain. Menurut Eric Raymond, penulis The New Hacker's Dictionary, hacker merupakan programmer yang pintar dan mahir. Istilah cracker sebetulnya lebih tepat untuk pelaku aktivitas tersebut.<br />Meskipun tidak terlalu tepat, sebutan ini akhirnya diterima oleh kalangan luas sebagai istilah yang umum. Namun ketika Blogger disebut-sebut ikut juga berperan dalam aktifitas hacker, muncul tanda tanya besar mengenai definisi dan aktivitas Blogger. Apakah betul Blogger juga termasuk dalam golongan hacker?<br /><span class="fullpost"><br /><span style="font-weight: bold;">Profil Blogger</span><br />Blogger atau penulis Blog saat ini cukup banyak dan makin meluas keberadaannya. Bahkan prediksi salah seorang pakar pada tahun 2005 bahwa Blog hanya akan menjadi tren sesaat, tampaknya tidak terbukti. Berdasarkan data dari Technorati.com, jumlah Blog yang ada di internet meningkat 2-3 kali dalam setahun.<br />Bahkan penggunaannya tidak lagi terbatas pada aktivitas curhat belaka, tetapi juga mulai menyebar pada bidang bisnis, pendidikan, kesehatan, sampai dengan pemerintahan. Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono menjadi salah satu penggunanya. Selain itu, Menteri Negara Perumahan Rakyat Yusuf Ansy’ari dan Menteri Pertanian Anton Apriyantono juga aktif menjadi penulis Blog sampai saat ini.<br />Kemudahan dan manfaat yang luar bisa dari media ini memang sangat menarik perhatian masyarakat. Bagi masyarakat awam, untuk memiliki website sangatlah sulit. Berbagai kemampuan teknis yang harus dimiliki menjadi penghambat bagi mereka untuk menjadi salah satu penghuni dunia maya.<br />Dengan adanya Blog, masyarakat seakan dimudahkan untuk memiliki website sekaligus aktif di dalamnya. Berbagai tulisan-tulisan konstruktif muncul dari tangan Blogger-Blogger yang produktif. Bukan hanya ide dan gagasan, tetapi juga bentuk kritik juga hadir di dalamnya. Kritik dan perbedaan pendapat dengan para pakar sangat mungkin muncul di dalam tulisan-tulisan para Blogger.<br />Blogger tentunya tidak sama dengan hacker yang mempunyai kemampuan khusus di bidang komputer. Saat ini Blog bukan hanya dimiliki oleh orang-orang yang mahir saja. Orang-orang yang sebelumnya tidak pernah merasakan teknologi internet kini, kini banyak yang aktif menjadi Blogger.<br />Komentar pakar yang memposisikan Blog dan penggunanya di sisi negatif teknologi sangatlah menyesatkan. Apalagi menyebut Blogger terlibat dan menjadi bagian dari masalah yang terjadi di dunia internet.<br />Dari berbagai Blog yang ada di internet, profil Blogger jelas mewakili berbagai lapisan masyarakat dan bidang pekerjaan. Dari ahli komputer, wartawan, dokter, dosen, sampai dengan anak-anak usia sekolah. Sebagai contoh, ronawajah.wordpress.com merupakan Blog seorang profesor salah satu universitas di Jakarta.<br />Sedangkan asepbs.blogspot.com dimiliki oleh seorang wartawan sebuah surat kabar di Semarang. Tidak ketinggalan, salah seorang dokter di Bali juga memiliki Blog di daniiswara.net.<br />Contoh-contoh tersebut mewakili profil pekerjaan Blogger yang ada di tanah air. Bagi mereka, Blog memang telah terbukti mampu menjadi media yang dapat meningkatkan produktifitas dalam bidang masing-masing.<br /><br /><span style="font-weight: bold;">Kasus-Kasus Blogger</span><br />Sangat membekas dalam ingatan ketika seorang Blogger di Yogyakarta sempat bermasalah karena menukar foto seorang artis dengan beberapa tokoh. Tokoh-tokoh yang diplesetkan tersebut antara lain Presiden SBY, Surya Paloh, Yusril Iza Mahendra, dan Roy Suryo. Namun kasus ini dianggap selesai setelah Presiden memaafkan dan foto-foto tersebut dihapus dari Blog.<br />Kejadian lainnya juga terjadi baru-baru ini ketika seorang pengguna Blog amatir dari Purwokerto memasang nomor-nomor kartu kredit aspal di dalam salah satu tulisannya. Peristiwa ini sempat menimbulkan kecaman dari kalangan Blogger di dalam negeri. Akhirnya situs tersebut dihapus dari daftar Google dan ditutup.<br />Berbagai kejadian di atas memang menjadi catatan hitam dalam penyalahgunaan Blog. Namun klaim media Blog sebagai sumber dari berbagai kejadian negatif di internet tetaplah tidak benar. Blogger atau penulis Blog merupakan pribadi-pribadi yang punya sikap dan pendirian yang mandiri dalam setiap tulisannya.<br />Meskipun seringkali berbeda pendapat dengan para pakar, tidak seharusnya dinilai sebagai bentuk permusuhan dari kelompok Blogger. Apalagi dengan serta-merta memberikan stempel-stempel negatif kepada mereka. Karena kritik sebetulnya juga merupakan salah satu bentuk cinta.<br /></span><br /></div>Ridwan Sanjayahttp://www.blogger.com/profile/06233269529334452405noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-21627200.post-39844282271592872262008-04-09T22:11:00.000+07:002008-04-09T22:14:38.736+07:00Update Blog Secara Offline<div style="text-align: justify;">(Suara Merdeka Minggu - Rubrik Konek 23 Maret 2008)<br /><br /><span style="font-style: italic;">Bagi seorang Blogger, seringkali keinginan untuk curhat atau menuliskan suatu ide muncul begitu saja tanpa mengenal tempat dan waktu. Namun ketiadaan koneksi internet kadangkala menjadi hambatan untuk mencurahkan kalimat demi kalimatnya ke dalam media tersebut. </span><br /><br />Komputer atau laptop yang digunakan untuk menampung tulisan secara offline,sebelum dipublikasi ke Blog, juga dirasa tidak efektif. Umumnya, pemilik Blog harus menata ulang tulisannya ketika tulisan tersebut dipindah dari komputer ke dalam Blog. Sedangkan untuk menggunakan koneksi internet melalui telepon seluler bukan hanya bermasalah pada biaya yang lebih besar, tetapi juga oleh perangkat tambahan penghubung ponsel ke komputer.<br />Beberapa waktu yang lalu, Microsoft Word 2007 telah memberikan tambahan fitur untuk penggunanya agar bisa mempublikasikan artikel yang diketiknya ke dalam Blog setelah tersedia koneksi internet. Namun karena tidak semua Blog dapat didukung, terutama Blogger.com versi baru, maka penggunaan program ini tidak meluas.<br />Bahkan Blogger.com juga telah menciptakan program yang dapat disisipkan ke dalam Microsoft Word agar setiap artikel yang diketik di dalam software tersebut dapat langsung disimpan ke dalam server Blogger.com. Sama halnya dengan Microsoft Word 2007, fasilitas ini juga tidak banyak digunakan karena hanya berfungsi di Blogger.com versi klasik.<br /><span class="fullpost"><br /><span style="font-weight: bold;">Kompatibel</span><br />Tetapi harapan muncul kembali pada akhir tahun 2007. Melalui situs blognya di http://windowslivewriter.spaces.live.com, Microsoft melepas produk Windows Live Writer 2008 yang sebelumnya telah diunduh oleh lebih dari 1,5 juta pengguna pada saat versi Beta.<br />Produk ini merupakan program untuk publikasi Blog yang berjalan di desktop. Namun yang perlu diperhatikan dalam penggunaan program ini, Anda harus menggunakan sistem operasi minimum Microsoft Windows XP SP2, atau Windows Vista. Sedangkan Windows XP Professional x64 Edition tidak didukung oleh Windows Live Writer.<br />Blogger dapat menuliskan artikelnya tanpa koneksi internet, untuk kemudian dipublikasikan ke Blog yang dimiliki setelah tersedia koneksi internet. Kelebihan produk ini antara lain kemampuan WYSIWYG (What You See Is What You Get), publikasi foto dan peta. <br />Selain itu, output yang dihasilkan kompatibel dengan berbagai penyedia Blog antara lain Blogger, LiveJournal, TypePad, WordPress, dan masih banyak lagi. Yang tak kalah bermanfaat, adanya kemampuan pemeriksaan penulisan kosa kata pada artikel berbahasa Inggris, Prancis, Jerman, dan Spanyol.<br />Yang perlu Anda lakukan adalah mengunduh program yang disediakan oleh Microsoft melalui http://get.live.com/writer/overview. Tekanlah tombol “Get it free” untuk memulai proses download program bantu yang berukuran 2,3 MB. Setelah proses instalasi selesai dijalankan, masukkan konfigurasi akun sesuai dengan aturan masing-masing penyedia Blog.<br />Setelah itu, Anda dapat bebas menulis artikel, memasukkan gambar, video, peta, ataupun tabel di ruang kerja Microsoft Live Writer. Apabila telah tersedia koneksi internet, artikel tersebut dapat langsung ditampilkan ke internet melalui tombol Publish. Hasil yang ditampilkan akan sama dengan yang diketik melalui program tersebut. Contoh hasil publikasinya dapat dilihat pada artikel “Percobaan” yang ada di http://bukutips.blogspot.com.<br /></span><br /></div>Ridwan Sanjayahttp://www.blogger.com/profile/06233269529334452405noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-21627200.post-52272543537569185872008-03-11T05:16:00.014+07:002008-03-29T09:01:57.724+07:00Buku Baru (masih) Tentang Blog<a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://picasaweb.google.com/ridwan.sanjaya/RidwanSanjayaArtikelInternet/photo?authkey=Ov3JcFmxSZA#5178344376796019906" target="_blank"><img style="border: 0px none ; margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; text-decoration: none;" src="http://bp2.blogger.com/_1QTequ7ETCU/R90uAk-RfNI/AAAAAAAAAEM/SL_mEQyGJMs/s200/coverbuku.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5178345734005685458" border="0" /></a>Buku ini merupakan pembahasan lanjutan dari buku “<a href="http://ridwansanjaya.blogspot.com/2007/09/buku-baru-membuat-blog-dengan-blogspot.html"><span style="font-weight: bold;">Membuat Blog dengan Blogspot</span></a>” yang sebelumnya telah diterbitkan oleh PT. Elex Media Komputindo Jakarta. Sebetulnya, tidak ada rencana untuk membuat sekuel buku yang berjudul "<span style="font-weight: bold;">Membuat Blog dengan Blogspot </span><span style="font-style: italic; font-weight: bold;">Lanjutan</span>". Namun setelah adanya beberapa e-mail dari pembaca yang menginginkan adanya pembahasan lanjut mengenai Blogspot, maka muncul semangat yang besar untuk menulis buku lanjutannya.<br /><div style="text-align: justify;"><br />Apalagi ada yang menginformasikan bahwa stok buku ini sempat kosong di semua daerah selama bulan Nopember-Desember 2007. Bagi seorang penulis, informasi ini tentunya mempunyai arti yang sangat dalam. Buku yang disusunnya ternyata tidak sia-sia. Artinya, banyak orang dapat menerima dan memperoleh manfaat dari konten buku tersebut. Terima kasih pembaca! :-)<br /><br />Untuk itulah, buku sekuel kedua ini kemudian disusun agar dapat memenuhi keinginan pembaca dalam mengetahui fasilitas dan kemampuan Blog lebih jauh lagi. Apabila buku sebelumnya menekankan pada pembuatan dan pengelolaan Blog secara mudah melalui Blogspot dengan berbagai fasilitas standar yang disediakan, maka buku ini lebih menekankan pada beberapa topik lanjutan, seperti menampilkan video pribadi dari ponsel ke dalam blog, menambahkan foto-foto pribadi dalam bentuk slide ke dalam blog, dan menjalankan musik sebagai latar belakang.<br /><br />Selain itu terdapat pembahasan mengenai cara membagi tampilan artikel dan menambahkan hyperlink “Selanjutnya...” untuk melihat lanjutan artikel, memodifikasi sendiri template Blog, menambahkan <span style="font-style: italic;">shopping cart</span> untuk keperluan bisnis, dan mendaftarkan Blog ke dalam mesin pencari.<br /><br />Dengan disertai oleh penjelasan yang mudah dan sistematis, baik pemula, pelajar, maupun praktisi diharapkan dapat dengan mudah mengikuti setiap pembahasan yang disampaikan di dalam buku ini. Pokok pembahasan yang ada di dalamnya antara lain Menampilkan Koleksi Pribadi (Video, Foto, dan Musik), Modifikasi Tampilan Blog Tingkat Lanjut, Memanfaatkan Blog Menjadi Toko Online, Pendaftaran Blog ke Mesin Pencari, dan Strategi Meningkatkan Popularitas Website.<br /><br /><span class="fullpost"><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_1QTequ7ETCU/R-eT1en73PI/AAAAAAAAAFY/wgo64-8ohPk/s1600-h/Talkshow.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_1QTequ7ETCU/R-eT1en73PI/AAAAAAAAAFY/wgo64-8ohPk/s320/Talkshow.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5181272443275959538" border="0" /></a><br /><b>Link Pemesanan: </b><br /><a href="http://www.bukukita.com/infodetailbuku.php?idBook=6656" target="_blank" style="text-decoration: none;">BukuKita.com...</a><br /><a href="http://www.bukabuku.com/browse/bookdetail/30583/membuat-blog-dengan-blogspot-lanjutan.html" target="_blank" style="text-decoration: none;">BukaBuku.com...</a><a><br /></a><a href="http://www.pasartradisional.com/productdetail.asp?id=40592" target="_blank" style="text-decoration: none;">PasarTradisional.com...</a><a><br /></a></span><br /><span style="font-weight: bold;">Buku Terkait:</span><br /><a href="http://ridwansanjaya.blogspot.com/2007/09/buku-baru-membuat-blog-dengan-blogspot.html" target="_blank" style="text-decoration: none;">Membuat Blog dengan Blogspot</a><br /><a href="http://bukutips.blogspot.com/" target="_blank" style="text-decoration: none;">Most Wanted Blogging Tips</a><br /><br /></div>Ridwan Sanjayahttp://www.blogger.com/profile/06233269529334452405noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-21627200.post-20789670921065494982008-02-27T12:45:00.001+07:002008-02-27T12:51:44.419+07:00Mencari di Situs Pribadi<div style="text-align: justify;">(Suara Merdeka Minggu - Rubrik Konek 2 Maret 2008)<br /><br /><span style="font-style: italic;">GOOGLE tidak hanya menyediakan alat bantu pencarian di dalam situs www.google.com semata, tapi juga bisa ditemukan di dalam masing-masing website atau blog pribadi. Sehingga tampilan situs bukan hanya menjadi tampak lengkap dari sisi teknis tetapi juga fungsional karena dapat membantu pengunjung dan pemilik.</span><br /><br />Bantuan ini akan tampak semakin bermanfaat, terutama ketika sebuah situs berisi banyak konten dan informasinya selalu bertambah secara periodik. Pengunjung akan dengan mudah menemukan artikel atau informasi yang diinginkan melalui kotak pencarian Google yang disisipkan di dalam website tersebut, meskipun terletak pada indeks halaman yang tergolong besar.<br />Kemudahan ini bukan hanya membuat pengunjung tidak terburu-buru pergi dari sebuah situs, tetapi juga menimbulkan perasaan nyaman dalam menelusuri setiap informasi yang disediakan di dalam halaman demi halaman yang ada. Perasaan nyaman ini tentunya tidak akan tercipta apabila informasi yang dimaksudkan tidak kunjung ditemukan dengan menggunakan cara manual.<br />Yang menarik, kotak pencarian ini dapat dimodifikasi sendiri. Fungsinya dapat dikhususkan untuk pencarian lokal dengan menggunakan spesifikasi pencarian yang telah dirancang khusus. Anda tidak hanya dapat memfungsikan kotak pencarian untuk membantu mencari konten di dalam suatu website, tetapi juga memanfaatkan filter pencarian untuk menghindari hasil pencarian dari konten dewasa.<br /><br /><span class="fullpost"><br /><span style="font-weight: bold;">Menyisipkan Kode</span><br />Anda dapat menambahkan kotak pencarian Google ke dalam website atau blog melalui fasilitasnya yang diberi nama Google WebSearch. Alat bantu ini memang dikhususkan bagi pemilik website yang menginginkan adanya kotak pencarian dengan berbasis database Google.<br />Dengan begitu, setiap orang tidak perlu harus datang ke situs resmi Google untuk melakukan pencarian. Hal ini tentunya bukan hanya menjadi keuntungan bagi pemilik website, tetapi juga Google yang telah berhasil memunculkan ikon dan produknya di situs-situs lain.<br />Untuk memperoleh kode HTML yang menyusun kotak pencarian, Anda dapat mengakses http://www.googlesyndicatedsearch.com/searchcode.html. Selanjutnya klik kotak cek “I have read and agree to the Terms of Service” dan tekan tombol “Get the Free Search Code”.<br />Terdapat tiga pilihan kode penyusun kotak pencarian, yaitu kotak pencarian normal, kotak pencarian dengan filter konten dewasa, dan kotak pencarian dengan tambahan filter pencarian situs. (Google Free web search with site search). Pilihan ketiga ini merupakan fitur pencarian yang hanya membatasi proses pencarian pada situs Anda saja.<br />Untuk itu, pilihlah link yang ketiga yang sesuai dengan tujuan awal. Selanjutnya akan muncul kotak yang berisi kode-kode HTML untuk menampilkan kotak pencarian. Di dalam kotak tersebut, kode HTML yang disediakan masih harus diubah agar dapat berfungsi untuk situs web yang Anda miliki.<br />Perubahan tersebut antara lain pada kalimat “YOUR DOMAIN NAME” menjadi alamat situs Blog Anda, misalkan ridwansanjaya.blogspot.com. Ukuran (size) kotak pencarian juga dapat dimodifikasi melalui tag INPUT TYPE=text name=q yang semula 31 menjadi 25 atau angka yang lain. Jika diperlukan, Anda juga dapat menghilangkan gambar Google untuk menghemat ruang.<br />Selanjutnya, hasil perubahan tersebut dapat Anda salin ke dalam situs web atau template blog yang Anda miliki. Untuk melihat hasil dari modifikasi, Anda dapat mengunjungi ridwansanjaya.blogspot.com.</span></div>Ridwan Sanjayahttp://www.blogger.com/profile/06233269529334452405noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-21627200.post-59838357342417847402008-02-27T12:35:00.005+07:002008-02-28T05:39:25.414+07:00Media E-Learning dengan ATutor<div style="text-align: justify;">(Suara Merdeka Minggu - Rubrik Konek 10 Februari 2008)<br /><br /><span style="font-style: italic;">Inovasi dalam teknologi pembelajaran memang tidak pernah berhenti. Setiap saat pendidik yang tergabung di dalamnya berusaha untuk mengembangkan teknologi yang digunakan selama ini dan memperbaiki kelemahan-kelemahannya untuk kualitas pendidikan yang lebih baik.</span><br /><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_1QTequ7ETCU/R8XmLBeLuWI/AAAAAAAAAD8/heAAvgCdJlQ/s1600-h/ATUTOR.jpg"><img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_1QTequ7ETCU/R8XmLBeLuWI/AAAAAAAAAD8/heAAvgCdJlQ/s200/ATUTOR.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5171792824152865122" border="0" /></a>ADANYA dukungan dari pemerintah, terutama dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional menstimulasi beberapa perguruan tinggi di Indonesia untuk mulai membangun sistem pembelajarannya berbasis web.<br />Dukungan dalam bentuk Program Hibah Kompetisi Teknologi Informasi dan Komunikasi, mendorong insitusi pendidikan di negeri ini untuk mulai memanfaatkan teknologi informasi dalam proses pembelajarannya.<br />E-Learning atau proses pembelajaran melalui media elektronik, terutama internet, saat ini dianggap dapat menjadi salah satu solusi pendidikan bagi peserta didik yang tidak dapat hadir secara fisik ke setiap perkuliahan, namun mempunyai niat untuk memperoleh pengetahuan atapun keinginan untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Bagi institusi pendidikan, teknologi di dalam E-Learning dapat dijadikan media untuk semakin memperbaiki kualitas dalam pembelajaran jarak jauh (distance learning). Jika semula E-Learning terkesan sebagai pembelajaran yang pasif dan hanya satu arah dari instruktur atau staf pengajar semata, setahap demi setahap hal ini mulai dirombak.<br /><br /><span class="fullpost"><br />Adanya fasilitas forum dan chating di dalam media E-Learning mulai merubah pandangan banyak orang akan pembelajaran melalui website yang aktif. Dukungan multimedia dan perkembangan baru di dunia web semakin membantu mewujudkan pembelajaran interaktif, meskipun tidak bertemu secara fisik.<br />Jika semula E-Learning dilihat sebagai aktifitas upload dan download materi pendidikan secara besar-besaran melalui media internet, saat ini dituntut untuk dapat lebih interaktif dan menekankan kolaborasi di dalam pembelajaran. Bukan semata-mata aktifitas untuk menghabiskan bandwidth internet tetapi juga peningkatan kualitas pembelajaran di dalamnya.<br />Tidak adanya hubungan interaktif dan seringkali komunikasi hanya terjalin satu arah antara pengajar dengan siswa menjadi keprihatinan tersendiri. Website E-Learning harus juga bisa digunakan untuk memfasilitasi tugas-tugas kelompok meskipun masing-masing peserta didik terpisah lokasi dan waktu.<br /><br /><span style="font-weight: bold;">E-Learning dengan ATutor</span><br />Kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan di dalam E-Learning saat ini sudah dapat ditemukan di berbagai perangkat lunak Learning Content Management System (LCMS) seperti ATutor, Moodle, Sakai Project, dan lain sebagainya. Sebagian besar LCMS yang ada saat ini telah menyediakan fasilitas forum, blog, chat, pembelajaran, bank pertanyaan, penilaian, dukungan multimedia, wiki, tugas kelompok, dan dukungan berbagai bahasa.<br />ATutor merupakan media E-Learning yang tampilannya cukup user-friendly dan kemudahannya dalam penambahan fasilitas-fasilitas pembelajaran E-Learning lainnya apabila dibutuhkan. Penambahan tersebut sifatnya opsional karena tidak semua institusi pendidikan membutuhkan fasilitas tersebut. Software ini dapat didownload secara gratis dari http://www.atutor.ca.<br />Pada awalnya ATutor hanya menyediakan fasilitas untuk penulisan materi, upload materi ke server, pertugasan dalam kuliah, pembuatan bank soal, pengujian dan penilaian, serta fasilitas untuk komunikasi antar pengguna yaitu chating, forum, dan blog.<br />Namun jika dibutuhkan, Anda dapat menambah modul untuk Kalender yang berisi aktivitas peserta didik terkait dengan course yang diselenggarakan. Modul tambahan lain yang ditambahkan dapat berupa Photo Gallery, Text2Speech, WebChat, Ewiki, dan lain sebagainya dapat didownload melalui alamat http://www.atutor.ca/modules.<br />Apabila semua modul tambahan diinstalasi, maka ATutor akan menjadi media E-Learning yang cukup lengkap untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran berbasis web. Beberapa modul tambahan yang menarik antara lain Blogs, Forum, Chat, Calendar, dan PhotoAlbum.<br />Calendar digunakan untuk pedoman bagi pengguna akan adanya peristiwa tertentu terkait dengan pembelajaran. Modul PhotoAlbum digunakan untuk berbagi gambar di dalam situs E-Learning. Sedangkan Blogs, Forum, dan Chat digunakan untuk media komunikasi antara pengguna E-Learning, baik pengajar dengan peserta didik maupun antar peserta didik itu sendiri.<br />Apabila dibandingkan dengan software LCMS lainnya, ukuran file instalasi ATutor terbilang cukup kecil yaitu 2.451 Kilobyte. Namun kecilnya ukuran ini tidak mengurangi kelengkapan fungsi yang dibutuhkan oleh proses pembelajaran berbasis web. Bahkan perangkat lunak ini dapat digabungkan dengan software Content Management System (CMS) PostNuke, Mambo/Joomla, dan Drupal.<br />Sehingga ketiganya dapat menambahkan ATutor sebagai kesatuan bagian yang tidak terpisah dengan sistem yang telah ada. Pantas kiranya apabila ATutor menjadi software pilihan dalam penyelenggaraan E-Learning yang mudah namun handal karena berbagai kelebihan dan kelengkapan fasilitasnya.</span></div>Ridwan Sanjayahttp://www.blogger.com/profile/06233269529334452405noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-21627200.post-22371312998386853412008-01-17T05:52:00.001+07:002008-02-27T12:49:57.345+07:00Membuat Website Tak Sulit Lagi<div style="text-align: justify;">(Suara Merdeka Minggu - Rubrik Konek 13 Januari 2008)<br /><span style="font-style: italic;"><span style="font-style: italic;"><br /></span>Sebagian besar pengguna internet masih melihat pembuatan sebuah website tergolong rumit. Kemampuan pemrograman dan pemahaman kode-kode HTML yang menyusun sebuah website sering dianggap sebagai hambatan yang cukup besar dalam membuat sebuah situs web.</span><br /><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_1QTequ7ETCU/R46LpJEPnqI/AAAAAAAAADk/g44XhYVe65s/s1600-h/screenshot01.gif"><img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_1QTequ7ETCU/R46LpJEPnqI/AAAAAAAAADk/g44XhYVe65s/s200/screenshot01.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5156212162310413986" border="0" /></a>Tak heran, Blog dengan segala kemudahannya mampu memikat banyak orang yang ingin memiliki sebuah situs sendiri. Meskipun demikian, membuat halaman demi halaman sebuah website tetap menjadi keinginan banyak orang yang ingin berbagi informasi, pengalaman, atau kepentingan lainnya.<br />Google sepertinya memahami keinginan tersebut melalui produk barunya yang bernama Google Page Creator. Sama seperti layanan Google lainnya, fasilitas ini diberikan secara gratis kepada Anda tanpa adanya syarat untuk mencantumkan iklan apapun. Hal ini berbeda dengan layanan sejenis lainnya, yang memaksa pemiliknya mencantumkan iklan dari penyedia layanan.<br /><span class="fullpost"><br />Dengan kapasitas 100 MB yang dimiliki oleh setiap akun, Anda tidak perlu takut untuk memaksimalkan kemampuan pembuatan desain website. Setiap pemilik akun Google Page Creator bahkan akan memperoleh sebuah alamat website yang bisa diakses secara langsung oleh pengguna internet di dunia melalui http://namasitus.googlepages.com.<br />Kelebihan lainnya, Anda tidak perlu mengunduh perangkat lunak apapun untuk bisa membuat sebuah website di Google. Semuanya bisa dikerjakan secara langsung melalui browser web yang Anda miliki seperti Internet Explorer, Mozilla Firefox, atau lainnya. Bahkan tanpa keahlian dalam hal server web, Anda bisa mengunggah gambar-gambar ke server sekaligus menampilkannya.<br /><br /><span style="font-weight: bold;">Semudah Blog</span><br />Hampir sama dengan pengelolaan Blog di dalam Blogger.com, tersedia alat bantu untuk membuat halaman yang semudah software pengolah kata. Anda juga dapat mengganti desain melalui menu “Change look” yang ada di sudut kanan atas dari editor halaman dan melihat hasil dari pemilihan desain tersebut melalui menu “Preview”. Selain itu, menu “Change layout” juga akan memudahkan Anda untuk mengubah pengaturan tata letak halaman web.<br />Menariknya, Google menyediakan pilihan “Unpublish” jika Anda tidak menginginkan orang lain melihat website yang Anda buat. Bahkan apabila jendela browser web tiba-tiba tertutup secara tidak sengaja sebelum Anda sempat mempublikasikan halaman yang sedang dibuat, Google Page Creator juga dapat memulihkannya melalui fungsi penyimpanan otomatis yang ada.<br />Melalui halaman Page Manager, seorang pemilik akun dapat mengelola file-file halaman website beserta file-file pendukung yang sudah diunggah ke server web. Dengan fasilitas yang sangat lengkap dan memudahkan dalam pembuatan website, tentunya Google Page Creator tentunya akan segera memikat hati penggunanya.<br /><br /><span style="font-weight: bold;">Produk Google Labs</span><br />Google Page Creator hanyalah merupakan salah satu produk yang dihasilkan dari kerja anak-anak muda Google yang kreatif dan didukung oleh sistem perusahaan yang suportif. Melalui labs.google.com, Anda bisa melihat daftar berbagai hasil kreativitas mereka, selain Google Page Creator, yang sebetulnya sudah jauh dari layanan awal mesin pencari.<br />Jika hasil-hasil tersebut dinyatakan lolos, maka akan masuk ke dalam kelompok Graduates of Labs. Beberapa yang lolos tersebut dan menjadi terkenal antara lain Google Docs & Spreadsheets, Google Video, Google Maps, Google Desktop, dan Google News Alerts. Jumlah tersebut akan segera bertambah apabila layanan Google Mars, Google Web Accelerator, Google Suggest, dan Google Page Creator juga dinyatakan selesai dikembangkan.<br />Menurut David A. Vise dalam bukunya Kisah Sukses Google, produktivitas dalam menciptakan berbagai produk yang menarik di dunia maya ini tidak lepas dari kebijakan Google. Perusahaan ini memberikan kesempatan bagi karyawannya untuk mengembangkan ide atau gagasan barunya pada satu hari dalam seminggu, tanpa harus dipusingkan oleh pekerjaan kantor masing-masing.<br /><span><br /></span></span></div>Ridwan Sanjayahttp://www.blogger.com/profile/06233269529334452405noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-21627200.post-67477800310716831392008-01-09T13:04:00.000+07:002008-01-17T06:07:34.647+07:00PayPal.Com, Gerbang Pembayaran Online Dunia<div style="text-align: justify;">(Suara Merdeka Minggu - Rubrik Konek 9 Desember 2007)<span style="font-weight: bold;"><br /><br /></span><span style="font-style: italic;">Telah lama Indonesia masuk dalam daftar hitam berbagai gerbang pembayaran online di dunia maya. Pada akhir September 2007, pengusaha online bisa sedikit bernapas lega. Paling tidak salah satu gerbang pembayaran online terkemuka, PayPal.com, telah membuka diri untuk Indonesia dalam hal penerimaan pembayaran.</span><br /><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_1QTequ7ETCU/R46OE5EPnrI/AAAAAAAAADs/yFR9x6R8PVQ/s1600-h/PayPal07.jpg"><img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_1QTequ7ETCU/R46OE5EPnrI/AAAAAAAAADs/yFR9x6R8PVQ/s200/PayPal07.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5156214838075039410" border="0" /></a>Dengan adanya PayPal, para pengusaha online sudah bisa sedikit bernapas lega. Apabila mereka menginginkan adanya alternatif pembayaran untuk pengunjung-pengunjung dari mancanegara, situs ini dapat menjadi solusi. Dengan adanya PayPal, pembeli yang menggunakan kartu kredit dapat terlayani di situs mereka.<br />PayPal yang telah melayani lebih dari 190 negara sudah cukup dikenal dalam menjadi gerbang pembayaran online terkemuka di dunia. Dengan jaminannya “PayPal is the safer, easier way to pay”, gerbang pembayaran ini ingin menekankan bahwa selain aman untuk pembeli dan penjual, Anda dapat menambahkan mekanisme pembayaran ke dalam website hanya dalam hitungan menit dengan menggunakan PayPal.<br /><span class="fullpost"><br />Selain itu fee untuk potongan pembayaran juga relatif rendah. Juga terdapat kemungkinan yang cukup besar untuk menerima pembayaran dari banyak konsumen di dunia karena database pengguna PayPal yang telah mencapai jutaan pengguna aktif.<br /><br /><span style="font-weight: bold;">Mendaftar PayPal</span><br />Untuk mencoba menggunakan PayPal dalam mekanisme pembayaran online, pertama-tama kunjungi situs www.paypal.com dan pilih menu Sign Up yang terletak di atas layar. Selanjutnya cari pilihan Indonesia pada pertanyaan negara tempat tinggal. Beberapa saat setelah pemilihan negara, Anda akan dibawa langsung menuju pilihan jenis akun. Pemilihan akun tersebut tergantung pada kepentingan masing-masing.<br />Untuk kepentingan usaha, Anda dapat memilih opsi Premier Account dan Business Account. Sedangkan opsi Personal Account hanya diperuntukkan bagi mereka yang hanya menggunakan akun PayPal untuk aktivitas belanja tanpa harus memasukkan kembali nomor kartu kredit pada setiap transaksi.<br />Beda antara opsi Premier Account dan Business Account hanya terletak pada kemampuan menerima ATM PayPal atau Kartu Debit serta akses pengelolaan yang lebih dari satu orang. Apabila Anda tidak membutuhkan kemampuan tersebut, pilihlah Premier Account sebagai opsi jenis akun.<br />Selanjutnya isilah formulir pendaftaran yang mencakup data diri, nama pengguna, dan pemulihan password jika terlupa. Selanjutnya baca perjanjian pengguna dan peraturan privasi yang terletak di bagian bawah. Pilihlah opsi Yes jika Anda menyetujui. Jangan lupa untuk menuliskan kode 5 karakter di bawahnya sebelum menekan tombol Sign Up.<br />Kemudian Anda akan diminta untuk memasukkan jenis kartu kredit, nomor, tanggal kadaluwarsa, dan nomor verifikasi kartu. Pastikan nomor verifikasi yang Anda masukkan sudah benar. Nomor tersebut merupakan 3 angka terakhir di belakang kartu kredit. Untuk kartu American Express dibutuhkan 4 angka terakhir di belakang kartu kredit.<br />Meskipun PayPal sudah membuka akses ke Indonesia, tidak semua kartu kredit dapat diterima. Kartu kredit yang diterbitkan oleh bank mempunyai afiliasi ke bank Amerika mempunyai kemungkinan besar untuk digunakan di dalam situs tersebut.<br />Setelah semua terisi, termasuk informasi terakhir, yaitu alamat kartu kredit, Anda akan diminta untuk melakukan konfirmasi. Surat konfirmasi dari PayPal sudah terkirim ke dalam alamat e-mail yang Anda masukkan. Anda hanya perlu menekan link yang diberikan untuk melakukan verifikasi.<br /><br /><span style="font-weight: bold;">Menerima Pembayaran</span><br />Agar Anda dapat menerima pembayaran dengan menggunakan kartu kredit, pilih tab menu “Merchant Service” dan pilih PayPal Website Payments Standard. Untuk teknis pemasangan di dalam website atau blog, Anda dapat memilih link “Technical overview”. Pada halaman tersebut, Anda akan dibantu untuk menambahkan kode yang diperlukan untuk pembayaran online.<br />Selain itu, Anda juga dapat melihat contoh lainnya melalui http://freelanceswitch.com/money/making-a-paypal-form-tutorial. Visualisasi dalam bentuk video juga dapat Anda lihat melalui alamat http://www.blogadr.com/tutorials/free-paypal-tutorial.<br />Dengan adanya penambahan kode tersebut, website Anda akan mempunyai tombol transaksi untuk pembelian yang akan terhubung ke dalam mekanisme pembayaran PayPal. Setiap transaksi yang terjadi akan tersimpan dan dapat dilihat pada halaman utama setelah melakukan login ke dalam PayPal. Sehingga setiap saat Anda dapat memantau aktivitas pembayaran yang dilakukan oleh konsumen Anda melalui situs ini.<br /></span><br /></div>Ridwan Sanjayahttp://www.blogger.com/profile/06233269529334452405noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-21627200.post-60776944417944675862007-11-14T05:27:00.000+07:002007-11-14T05:36:52.845+07:00Amankah Transaksi di Internet(Suara Merdeka Minggu - Rubrik Konek 4 November 2007)<br /><br /><div style="text-align: justify;"><span style="font-style: italic;">Pada pertemuan yang diselenggarakan oleh Indonesia Marketing Association (IMA) beberapa waktu yang lalu, muncul pertanyaan dari salah satu peserta mengenai cara menyediakan pembayaran dengan kartu kredit di dalam situs webnya. </span><br /><br />Meskipun sebetulnya muncul keraguan akan keamanan transaksi di internet, gerbang pembayaran tersebut sangat dibutuhkan untuk mempermudah transaksi dengan pembeli dari negara lain.<br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_1QTequ7ETCU/RzomGcSsjzI/AAAAAAAAACI/4HnrrCCUgxc/s1600-h/HTTPS+untuk+Keamanan+Transaksi.jpg"><img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_1QTequ7ETCU/RzomGcSsjzI/AAAAAAAAACI/4HnrrCCUgxc/s320/HTTPS+untuk+Keamanan+Transaksi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132456617457782578" border="0" /></a>Di dalam dunia maya, Indonesia sudah bertahun-tahun terkenal sebagai gudangnya para carder atau orang-orang yang menggunakan kartu kredit orang lain untuk bertransaksi di internet. Tidak heran, Indonesia pernah memperoleh peringkat ke-2 setelah Ukraina dalam hal kejahatan kartu kredit terbanyak di dunia. Hal ini menyebabkan tertutupnya peluang bagi orang-orang Indonesia untuk menggunakan kartu kreditnya dalam melakukan transaksi online di Internet.<br />Bahkan beberapa toko online di Indonesia yang memberikan fasilitas pembayaran melalui kartu kredit juga terkena getahnya. Selain tidak ada lagi akses kartu kredit yang berasal dari konsumen lokal, toko tersebut juga tidak dapat lagi menerima pembayaran kartu kredit dari negara manapun. Karena penyedia gerbang pembayaran tersebut memasukkan Indonesia ke dalam daftar hitam transaksi keuangannya.<br />Alhasil mekanisme pembayaran di beberapa toko online kembali pada cara-cara konvensional, yaitu melalui ATM, pembayaran tunai, atau pengiriman uang melalui jasa kurir. Tidak adanya lagi media untuk pembayaran kartu kredit di situs onlinenya, membuat pembeli enggan melakukan transaksi bisnis. Pembeli luar negeri lebih menginginkan transaksi yang mudah dan aman.<br />Tentunya kejadian tersebut sempat menjadi pukulan bagi orang-orang yang aktif melebarkan sayap bisnisnya di internet. Peluang-peluang yang lebih besar bagi ekonomi bangsa ini juga ikut lenyap oleh tindakan-tindakan sesaat yang tidak memikirkan efek jangka panjangnya. Selain itu, bagi orang awam tercipta satu pandangan bahwa internet tidak menjamin keamanan transaksi.<br /><span class="fullpost"><br /><span style="font-weight: bold;">Dua Kunci</span><br />Dengan teknologi SET atau Secure Electronic Transaction yang dibuat oleh VISA dan MasterCard, data kartu kredit tidak dapat dibaca oleh sembarang orang pada saat melakukan transaksi. Untuk membaca dan mengartikan informasi tersebut, sesorang membutuhkan dua kunci yang dimiliki oleh pemegang kartu dan pihak bank atau institusi yang mengeluarkan kartu kredit.<br />Tanpa kedua kunci tersebut, data yang telah di-enkripsi tidak dapat dimengerti. Meskipun penjual atau toko online tersebut dapat menerima pembayaran melalui kartu kredit, nomor kartu kredit pembeli tidak dapat dilihat oleh penjual karena nomor tersebut langsung dikirim kepada penerbitnya untuk verfikasi dan penagihan.<br />Selain itu, masih terdapat protokol SSL/TLS (Secure Socket Layer/Transport Layer Security) yang akan mengamankan saluran komunikasi dari pembeli ke penjual. Data yang dikirim melalui protokol ini akan di-enkripsi sehingga tidak mudah bagi seseorang untuk membacanya meskipun berhasil mengambil data tersebut pada saat transaksi. URL yang membutuhkan koneksi SSL/TLS biasanya dimulai dengan https: sebagai ganti http.<br />Sehingga cukup jelas bahwa dari sisi teknologi yang telah disediakan, transaksi melalui internet cukup mampu mengamankan data di sisi pembeli dan penjual. Dengan adanya protokol yang telah disebutkan di atas, sangat sulit mencuri dan membaca data kartu kredit pada saat Anda melakukan transaksi di internet. Data transaksi yang diterjemahkan dalam bentuk kode-kode khusus sangat sulit untuk ditembus.<br /><br /><span style="font-weight: bold;">Menghindari Kejahatan</span><br />Pencurian nomor dan identitas kartu kredit yang dilakukan oleh para carder rata-rata justru menggunakan cara-cara konvensional, yaitu dengan mencatat kartu kredit secara fisik pada saat diserahkan oleh pemiliknya, mencari arsip-arsip transaksi kartu kredit di tumpukan sampah toko atau rumah Anda, atau berasal dari sampah kartu kredit yang telah kadaluwarsa.<br />Sehingga untuk menghindari kejahatan tersebut, jangan biarkan orang lain mencatat data fisik kartu kredit Anda. Kartu kredit hanya bisa digesek di mesin bank atas sepengetahuan Anda. Jika bank penerbit kartu kredit menyediakan kartu kredit lokal, lebih baik gunakan kartu kredit lokal untuk bertransaksi. Kartu kredit lokal rata-rata tidak bisa digunakan untuk bertransaksi di internet.<br />Selain itu, jangan pernah membuang struk transaksi pembayaran kartu kredit tanpa menghancurkannya. Begitu pula dengan kartu kredit yang sudah kadaluwarsa. Jangan gunakan untuk gantungan kunci atau membuangnya di tempat sampah begitu saja. Pastikan kartu kredit yang sudah kadaluwarsa tidak lagi dapat terbaca ketika membuangnya ke tempat sampah.<br />Namun jika Anda terkena kejahatan ini, segera ajukan klaim kepada bank penerbit kartu kredit. Akan lebih baik pengajuan klaim dilakukan sebelum tagihan dibayarkan. Hal ini akan mempermudah Anda dan bank penerbit untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Saat ini sebagian besar bank yang ada di Indonesia sudah mempunyai pemahaman yang lebih baik dalam menyikapi kejahatan transaksi seperti ini.<br /><br /><span style="font-weight: bold;">Yang Perlu Dipersiapkan</span><br />Dengan adanya ilustrasi teknologi keamanan transaksi di internet sebelumnya, tentunya tidak perlu ada kekhawatiran terhadap keamanan transaksi di internet. Setiap saat Anda bisa memulai membuka usaha secara online. Apabila berminat untuk mengembangkan bisnisnya melalui internet, beberapa hal yang perlu dipersiapkan antara lain situs web atau Blog untuk menampilkan informasi produk.<br />Terdapat beberapa aplikasi web instan yang gratis seperti OSCommerce (www.oscommerce.com) atau Joomla (www.joomla.org) ditambah dengan dukungan VirtueMart (virtuemart.net), yang dapat mempersiapkan toko online tanpa proses pengembangan yang panjang.<br />Selain itu, Anda juga harus menentukan metode pembayaran, baik menggunakan kartu kredit, pembayaran tunai pada saat barang diterima, ataupun transfer melalui rekening Bank. Jika Anda menghendaki untuk menyediakan fasilitas pembayaran kartu kredit melalui internet, maka gerbang pembayaran seperti paypal.com, ikobo.com, 2checkout.com, e-gold.com, dan pay.indo.com dapat dipertimbangkan untuk dicoba. Masing-masing menerapkan potongan biaya berbeda-beda untuk setiap transaksi yang dapat dibandingkan-bandingkan sebelum dipilih.<br />Apabila konsumen telah memesan dan melakukan pembayaran, fokus yang cukup penting adalah prosedur pengiriman. Ketepatan waktu dan kualitas barang yang dikirim akan menentukan seseorang pembeli akan melakukan pembelian kembali atau tidak pernah lagi kembali.<br />Perlunya strategi penjualan yang berbeda dengan penjualan tanpa melalui internet. Penggunaan internet seringkali dapat memangkas beberapa biaya yang diakibatkan oleh banyaknya media distribusi. Sebagai contoh, secara normal salah sebuah penerbit buku harus menyediakan 30% harga jualnya untuk distributor. Namun karena pembeli dapat langsung memesan melalui website penerbit, maka terdapat sebagian keuntungan yang dipersiapkan untuk tambahan diskon ataupun hadiah. Selain itu, promosi melalui media lain juga tetap perlu diperhatikan.<br /></span><br /></div>Ridwan Sanjayahttp://www.blogger.com/profile/06233269529334452405noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-21627200.post-12244741690174909892007-11-12T05:41:00.000+07:002007-11-14T05:46:22.266+07:00Penipuan Lewat Email<div style="text-align: justify;">(Suara Merdeka Minggu - Rubrik Konek 28 Oktober 2007)<br /><br /><span style="font-style: italic;">Tidak setiap orang tahan godaan apabila dijanjikan sejumlah dana yang menggiurkan, apalagi jika nilai uang tersebut tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Bayang-bayang pemanfaatan dana tersebut untuk kepentingan usaha, kesehatan, kesejahteraan, atau yang lain sudah terbayang meskipun janji tersebut masih berupa tawaran. </span><br /><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_1QTequ7ETCU/RzoozMSsj0I/AAAAAAAAACQ/C5d9-8BENVY/s1600-h/screenshot01.jpg"><img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_1QTequ7ETCU/RzoozMSsj0I/AAAAAAAAACQ/C5d9-8BENVY/s200/screenshot01.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132459585280184130" border="0" /></a>Hal tersebut sering dijumpai pada saat-saat ini melalui surat pos, SMS, atau bahkan e-mail. Untuk dapat mencairkan tawaran tersebut, seseorang harus melakukan berbagai prosedur. Modus yang sering muncul antara lain dengan mengirimkan sejumlah uang untuk pembayaran pajak, administrasi, atau proses hukum, meskipun dana tersebut belum diterima. Apabila logika sudah tidak lagi bermain, tawaran tersebut justru akan menciptakan kesulitan yang besar di kemudian hari.<br />Di dunia internet, peristiwa ini sudah sering terjadi dengan menggunakan berbagai trik yang dikenal sebagai Nigerian Scam. Disebut sebagai Nigerian Scam karena pada awal tahun 1980 surat-surat penipuan seperti ini berasal dari Nigeria ketika ekonomi di negara tersebut mengalami penurunan. Beberapa mahasiswa di negeri tersebut awalnya mengirimkan surat ini melalui surat pos, faksimil, atau bahkan telex.<br />Namun semenjak adanya internet yang mempermurah biaya penyebaran informasi, media pengiriman mulai berganti menggunakan e-mail. Pada tahun 2000-an, Nigerian Scam tidak lagi terbatas dari negara Nigeria saja tetapi sudah menyebar sampai negara-negara Afrika lain dan Eropa Timur. Saat ini, jenis penipuan melalui e-mail ini bahkan sudah ditiru di berbagai banyak negara.<br />Bahkan konten e-mail yang muncul juga semakin bervariasi, antara lain berisi tawaran warisan yang tidak bisa diproses karena kekurangan dana untuk proses hukum, mantan narapidana yang kebingungan menanamkan dana di luar negeri dari hasil kejahatannya, memenangkan undian atau lotere, dan masih banyak lagi.<br />Dengan nilai yang cukup mencengangkan dan bahkan menggunakan mata uang asing, seringkali membuat logika seseorang tidak lagi dapat berjalan. Sudah banyak korban di luar negeri yang berjatuhan karena berusaha memenuhi tawaran e-mail sejenis Nigerian Scam. Variasi Nigerian Scam dari Indonesia bukan tidak mungkin akan masuk ke dalam e-mail Anda dengan tawaran yang berbeda.<br /><span class="fullpost"><br /><span style="font-weight: bold;">Pencegahan</span><br />Langkah preventif lebih baik dilakukan agar Anda tidak terjebak dengan e-mail sejenis ini karena biasanya janji-janji melalui e-mail tersebut dikemas dalam bentuk tawaran transaksi keuangan yang menggiurkan. Beberapa tips berikut ini mungkin dapat menghindarkan kita dari penipuan melalui e-mail.<br />Yang pertama, jangan membuat kesepakatan transaksi keuangan dengan orang yang tidak Anda kenal. Seringkali perkenalan melalui e-mail, situs pertemanan, atau chating membuat Anda merasa sudah mengenal dekat meskipun belum bertemu secara fisik. Kedekatan tersebut tidak cukup menjamin amannya transaksi yang Anda lakukan.<br />Kedua, pastikan selalu meminta dan melihat keaslian dokumen yang mendukung transaksi tersebut. Tanpa adanya dokumen yang sah, sebaiknya jangan melakukan transaksi keuangan terlebih dahulu. Pastikan semua dokuman sudah tersedia sebelum dana dikirim ke orang yang dimaksudkan.<br />Ketiga, pastikan latar belakang orang yang memberikan penawaran bisnis melalui e-mail tersebut. Dan keempat, tanyakan kepada diri sendiri kemungkinan dana tersebut kembali dan kemungkinan terburuk yang Anda bisa terima. Sedangkan yang kelima, jangan pernah membayarkan uang sepeserpun untuk dana awal layanan untuk pengurusan dokumen, pajak, dan lain sebagainya.<br />Keenam, jangan pernah mau ditekan untuk cepat-cepat membuat keputusan transaksi keuangan atau pengiriman sejumlah dana. Kecurigaan perlu Anda pertebal ketika seseorang meminta Anda melakukan transaksi secepatnya karena ancaman atau bujukan akan tidak adanya lagi kesempatan di masa mendatang.<br />Jika Anda memang ingin memberikan respon kepada pengirim e-mail, pastikan resiko keuangan yang ditimbulkan akan kecil. Namun, seringkali bayangan sejumlah dana kejutan dari tawaran tersebut perlu dihilangkan dari benak Anda daripada menyesal di kemudian hari karena kehilangan dana yang tidak sedikit.<br /><br /><span style="font-weight: bold;">Teknik Lain</span><br />Selain berupa tawaran keuangan, e-mail dengan jenis ini juga seringkali berbentuk surat yang mengetuk hati pembacanya. Apabila ditelusuri, peristiwa yang diceritakan di dalam e-mail tersebut seringkali tidak pernah terjadi dan merupakan e-mail spam yang dikirim beberapa tahun yang lalu.<br />Konten e-mail yang dimunculkan berupa cerita seorang ibu yang anaknya yang terkena kanker darah dan membutuhkan transfer dana dalam jumlah besar, pelancong yang kehilangan uang di luar negeri dan meminta transfer uang segera agar ia bisa kembali ke negeri asalnya, atau bahkan menggunakan salah satu alamat e-mail milik teman Anda untuk meminta bantuan pinjaman karena kasus tertentu.<br />Untuk e-mail jenis ini, butuh kebijaksanaan masing-masing yang lebih mendalam. Jika memang terdapat keinginan untuk membantu, pastikan terlebih dahulu bahwa e-mail tersebut memang berasal dari orang yang membutuhkan pertolongan tersebut. Anda dapat menggunakan mesin pencari seperti Google untuk memeriksa e-mail tersebut tergolong spam atau tidak.<br />Apabila e-mail tersebut Anda kenal, jangan lupa untuk melakukan konfirmasi terlebih dahulu dengan membalas e-mail tersebut atau melakukan kontak langsung sebelum mengirim bantuan yang dimaksudkan. Karena teknik pengiriman e-mail dengan menyamarkan menggunakan alamat e-mail orang lain saat ini cukup mudah dilakukan.<br />Dan yang perlu diingat, tidak adanya tekanan untuk mengirimkan sejumlah uang tertentu dalam pemberian bantuan tersebut. Sehingga apabila hal tersebut Anda lakukan adalah bentuk kerelaan hati. Apabila tidak digunakan seperti yang ditulis di dalam e-mail, tidak ada perasaan menyesal dalam pengiriman bantuan tersebut.<br />Yang terpenting, berbagai usaha pencegahan sudah dilakukan sebelumnya. Sehingga cukup kecil kemungkinan bagi Anda untuk terjebak oleh e-mail yang memang bertujuan untuk melakukan penipuan.</span></div>Ridwan Sanjayahttp://www.blogger.com/profile/06233269529334452405noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-21627200.post-91434308144555396152007-10-08T05:05:00.000+07:002007-10-08T05:15:38.641+07:00Pemasaran Melalui Blog<div style="text-align: justify;"><br />(Suara Merdeka Minggu - Rubrik Konek 30 September 2007)<br /><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_1QTequ7ETCU/RwlZjzV7HHI/AAAAAAAAAB4/-syjY2WJ_MY/s1600-h/kecap-bango.jpg"><img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_1QTequ7ETCU/RwlZjzV7HHI/AAAAAAAAAB4/-syjY2WJ_MY/s200/kecap-bango.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5118720923095735410" border="0" /></a><span style="font-style: italic;">Blog bukanlah teknologi yang asing bagi dunia bisnis saat ini. Bahkan sebagian pengusaha telah memanfaatkan Blog untuk media pemasarannya. Karena berbagai kelebihan yang terdapat di dalam Blog, dapat membuat pemasaran di dunia cyber menjadi lebih optimal.</span><br /><br />Apabila seorang pemasar merasa mempunyai produk yang bagus dan disukai oleh banyak orang namun tidak dapat sukses dijual di pasaran, tentu akan membuatnya merasa frustasi. Solusinya tidak cukup dengan berbicara mengenai perilaku konsumen, tetapi mungkin harus turun memasarkan secara langsung dan berbicara dengan mereka mengenai pendapatnya terhadap produk Anda. Tetapi berbicara dengan konsumen mengenai produk Anda tidaklah semudah yang dibayangkan.<br />Namun dengan adanya Blog, pembicaraan antara marketing dan konsumen dapat terwujud secara alami, bahkan tanpa batas wilayah dan waktu. Setiap orang di bagian negeri ini dimungkinkan untuk dapat memberikan pendapat, saran, dan kritiknya mengenai produk yang Anda tawarkan. Dengan begitu, dimungkinkan tercipta komunikasi antar pemasar dengan konsumen.<br />Jika dikelola dengan baik, masukan-masukan yang bernilai tinggi bisa Anda peroleh dari sini. Ujung-ujungnya, mereka bisa saja menjadi seorang konsumen yang loyal dan mempunyai niat baik dalam menilai produk Anda agar lebih baik lagi. Apabila hal ini dilakukan oleh banyak konsumen yang mengunjungi Blog, tentunya efek positif yang diterima akan semakin besar.<br /><span class="fullpost"><br /><span style="font-weight: bold;">Bukan Proses Sekejap</span><br />Namun proses ini tentunya tidak langsung dengan serta merta tercipta dalam sekejap. Butuh waktu dan perhatian yang cukup agar Blog yang dimiliki dapat bekerja sebagai media pemasaran yang maksimal. Meskipun tidak seperti magic yang dapat langsung terlihat hasilnya, efek pemasaran dengan menggunakan Blog diyakini dapat lebih cepat bekerja.<br />Kekuatan Blog yang terletak pada fasilitas komunikasi di dalamnya dan jalinan link antar Blog, akan menghasilkan dampak masal yang hampir sama dengan pemasaran dari mulut ke mulut. Respon positif yang diberikan di dalam setiap posting dapat berfungsi seperti rekomendasi seorang teman yang dipercaya. Respon ini akan lebih efektif dibandingkan iklan televisi yang pintar sekalipun.<br />Sebagai media pemasaran yang relatif baru bagi dunia bisnis, Blog telah berhasil menembus batas-batas yang selama ini ada antara perusahaan dan konsumen melalui penyediaan fasilitas untuk berinteraksi dengan konsumen meskipun tidak bertemu secara fisik. Selain itu media ini juga dapat menjadi kantor penerangan bagi informasi dan keahlian yang natural.<br />Dan yang tak kalah penting dapat diperoleh masukan termasuk kritik yang berasal dari orang-orang yang paham betul dengan produk Anda atau konsumen, mengubah opini publik yang selama ini menjadi perhatian negatif, serta menyerhanakan dan memperkuat kerjasama antar orang-orang di dalam perusahaan.<br />Dibandingkan website yang telah umum digunakan perusahaan, perbedaan yang mencolok terletak pada tiga hal, yaitu aktivitas menulis, memperbarui, dan berkomunikasi. Pada website biasa, aktivitas yang lebih sering terjadi adalah komunikasi satu arah semata. Sedangkan kekuatan terbesar dari Blog adalah kemampuannya dalam berdialog dengan pembaca.<br />Dengan fasilitasnya, Blogger dapat menulis informasi baru sesering mungkin. Pembaca akan lebih sering berkunjung kembali ke situs Anda karena mereka menginginkan untuk mencari informasi terbaru. Efek positif dari aktivitas ini akan memicu peringkat di dalam peringkat mesin pencari. Hal ketiga, dalam hal berkomunikasi melalui komentar-komentar pembaca, akan menstimulasi respon dari pembaca dengan mudah.<br />Dengan kemudahannya dalam membuat dan memperbarui Blog, seorang marketing yang awam dengan teknologi web tetap dapat menggunakan dan tenggelam dalam keasyikan aktivitas blogging atau menulis Blog. Respon dan jumlah kunjungan sering menjadi stimulan mereka untuk sering-sering memeriksa situs yang dikelolanya.<br /><br /><span style="font-weight: bold;">Humas Bagi Perusahaan</span><br />Keberadaan Blog mampu memberikan manfaat kepada mereka yang bergerak di bidang pemasaran. Sebab manfaat Blog bagi para pemasar adalah dapat menjadi humas yang menginformasikan berita, rencana, dan info-info yang terkait dengan dukungan kepada konsumen. Jika hati-hati, informasi-informasi tersebut dapat membawa persepsi konsumen ke arah positif, terutama terkait dengan keahlian perusahaan pada produk yang dijual.<br />Selain itu, setiap catatan dan komentar di dalam artikel yang ditulis juga dapat menciptakan ketertarikan konsumen untuk mengetahui lebih jauh atas produk yang ditawarkan. Meskipun bukan iklan, cara ini mempunyai efek yang sama dalam menarik perhatian dari konsumen.<br />Seringkali, aktivitas pembelian dapat terjadi karena artikel dan respon yang muncul di dalam Blog. Aktivitas tersebut merupakan reaksi dari kepercayaan atas komunikasi yang terjadi, pembuktian atas respon-respon yang masuk, atau suatu bentuk kedekatan karena terjadi komunikasi yang alami antara perusahaan dan konsumen.<br />Bahkan apabila terjadi suatu hal yang salah, Blog juga dapat menjadi tukang reparasi yang dapat mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan. Permintaan maaf dan solusi yang diberikan di dalam respon konsumen dapat menimpulkan simpati kepada perusahaan. Sehingga mereka tidak jera apabila terjadi permasalahan dengan perusahaan.<br />Namun agar Blog dapat berfungsi maksimal, Anda juga harus mengkomunikasikan keberadaan Blog melalui kartu nama perusahaan, leaflet, spanduk yang digunakan dalam pemasaran, maupun file-file presentasi yang digunakan di berbagai seminar. Tujuannya agar konsumen mempunyai pandangan yang jelas ketika mereka mempunyai ketertarikan atau masalah dengan produk Anda.<br />Selain itu, jangan lupa untuk terus memperbarui Blog dengan artikel-artikel yang berhubungan dengan produk, pemahaman produk, atau cerita lain yang berhubungan. Pemasaran dengan Blog akan menjadi efektif apabila artikel mengenai produk disertai dengan product knowledge atau pengetahuan akan produk yang terkait sehingga dapat menciptakan manfaat bagi pengunjung.<br />Seringkali Blog dibiarkan seperti website statis yang hanya memuat informasi-informasi pokok saja. Padahal dengan adanya proses update, konsumen akan berpikir untuk kembali ke blog tersebut dengan tujuan mencari info yang lain dan mereka mempunyai berbagai pilihan membeli terhadap produk yang Anda tawarkan melalui artikel.<br />Lakukan interaksi dengan konsumen seketika ketika mereka memberikan respon melalui komentar, shoutbox (kotak bicara), atau media yang lain. Reaksi cepat yang perusahaan berikan dapat memberikan kedekatan bagi mereka yang belum mengenal Anda sekalipun. Citra positif ini akan berdampak bagi jalannya pemasaran terhadap produk yang Anda tawarkan.<br /></span><br /></div>Ridwan Sanjayahttp://www.blogger.com/profile/06233269529334452405noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-21627200.post-52371568747362697422007-09-28T09:48:00.000+07:002007-09-29T21:27:31.271+07:00Pemasaran melalui Blog Lebih Efektif<div style="text-align: justify;">Suara Merdeka, 28 September 2007<br />Link: <a href="http://www.suaramerdeka.com/harian/0709/28/eko04.htm" target="_blank">http://www.suaramerdeka.com/harian/0709/28/eko04.htm</a><br /><br />SEMARANG-Dunia pemasaran saat ini semakin tidak bisa dipisahkan dari dunia internet. Dengan adanya web log atau yang lebih dikenal dengan blog, pemasar (marketer) makin dipermudah dalam mengoptimalkan aktivitas mereka.<br />Demikian diungkapkan Ridwan Sanjaya, Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Katholik Soegijapranata dalam acara Gathering Indonesia Marketing Association (IMA) Jateng bertema "Blog Marketing: The New Era of Cyberspace", di Borobudur Ball Room Hotel Santika Premier Semarang, Kamis (27/9).<br />Itulah sebabnya, lanjut Ridwan, bagi pemasar yang ingin sukses mau tidak mau harus mengambil manfaat dari teknologi ini bagi kepentingan bisnisnya. "Pemanfaatan blog tak lagi terbatas pada kalangan individu semata. Beberapa perusahaan besar seperti Microsoft, IBM, Kecap Bango, Elexmedia telah memanfaatkan untuk kepentingan bisnis mereka. Ini merupakan perkembangan positif dari fungsi blog sekaligus membuktikan bahwa blog tidak kalah dengan website."<br />Menurut Ridwan, blog adalah sahabat mesin pencari seperti Yahoo dan Google. Selain itu, blog juga bisa sebagai alat komunikasi langsung dengan konsumen dan membangun citra. "Blog merupakan media dan public relation yang bagus."<br />Banyak fitur dalam blog yang mendukung pemasaran. Diantaranya sebagai viral marketing. "Pemasaran melalui mulut ke mulut lebih efektif dibanding iklan seindah apapun. Lagipula memasarkan melalui blog itu iklan tanpa batas wilayah," tambah Ridwan.<br />Selain itu, blog mudah ditulis, mudah dicari, dan lebih mudah dalam membangun jaringan dengan konsumen. "Bayangkan jika ada 100 orang yang melihat blog. Itu berarti ada komunitas baru. Dan itu sangat bermanfaat untuk promosi yang mudah dan murah," jelasnya. (J8-59)<br /><br /><a name="materi"></a>Materi Presentasi:<br /><a href="http://rapidshare.com/files/59083126/Blog_Marketing.pdf.html" target="_blank">Versi PDF</a><br /><a href="http://rapidshare.com/files/59083127/Blog_Marketing.zip.html" target="_blank">Versi ZIP</a><br /><br /></div>Ridwan Sanjayahttp://www.blogger.com/profile/06233269529334452405noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-21627200.post-74109018470536339442007-09-23T09:37:00.000+07:002007-09-29T09:46:16.738+07:00Strategi Meningkatkan Popularitas Website<div style="text-align: justify;">(Suara Merdeka Minggu – Rubrik Konek 23 September 2007)<br /><span style="font-style: italic;"><br />Pertanyaan mengenai peningkatan popularitas website sering muncul dalam beberapa kali konsultasi di rubrik Konek dan seminar-seminar mengenai Blog. Dengan semakin meningkatnya popularitas, peringkat sebuah situs di dalam mesin pencari juga akan semakin meningkat. Namun hati-hati, cara-cara yang tidak elegan akan mengakibatkan situs Anda dicoret dari daftar mesin pencari seperti yang terjadi pada IBM dan Ricoh Jerman pada tahun 2006.</span><br /><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_1QTequ7ETCU/Rv277K2bswI/AAAAAAAAABw/xuYFZ1nh95Q/s1600-h/screenshot00.jpg"><img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_1QTequ7ETCU/Rv277K2bswI/AAAAAAAAABw/xuYFZ1nh95Q/s200/screenshot00.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5115451376962089730" border="0" /></a>Pada saat itu, IBM dan Ricoh Jerman melakukan deceptive practices atau memperdaya proses pencarian sehingga menjadikan mesin pencari Google mencantumkan hasil pencarian yang disesatkan. Dimana halaman web yang mereka buat sengaja diciptakan untuk kepentingan tampil beberapa kali di dalam daftar mesin pencari namun kontennya sama dengan website utama.<br />Meskipun situs kedua perusahaan akhirnya dicantumkan kembali ke dalam daftar setelah membetulkan situsnya dan meminta maaf kepada Google, peristiwa ini dapat menjadi pelajaran bahwa ada cara-cara yang tidak diperbolehkan dalam membuat suatu situs menjadi berperingkat tinggi di dalam mesin pencari.<br />Search Engine Optimization (SEO) atau optimalisasi mesin pencari sebetulnya tidak semata-mata merupakan aktifitas peningkatan peringkat di dalam mesin pencari. Namun lebih pada optimalisasi berbagai komponen di dalam halaman web agar dapat terbaca dan dicari dengan mudah oleh pengunjung. Karena dengan semakin optimal pengelolaan komponen di dalam situs Anda, secara otomatis mesin pencari akan menganggap situs Anda cukup penting untuk dilihat.<br /><span class="fullpost"><br />Melalui algoritma yang digunakan oleh masing-masing mesin pencari, situs-situs yang dianggap penting berdasarkan keyword atau kata kunci tertentu akan ditampilkan dalam halaman-halaman awal atau bahkan urutan-urutan awal di dalam daftar situs yang disajikan mesin pencari kepada penggunanya. Hal ini akan menguntungkan setiap pemilik situs, terutama perusahaan-perusahaan, yang ingin situsnya diakses terlebih dahulu.<br />Bahkan bagi perusahaan yang menggunakan jasa AdWords atau iklan yang dikelola oleh Google, tingginya peringkat dapat menjadikan salah satu penyebab naiknya posisi letak iklan dari perusahaan tersebut. Sehingga tidak heran, seringkali Anda akan melihat iklan-iklan yang muncul di sebelah kanan hasil pencarian saling salip untuk menempati posisi teratas dari kelompok iklan yang tampil.<br /><br /><span style="font-weight: bold;">Kesalahan Pemilik Situs</span><br />Menurut Vanessa Arellano di dalam selfseo.com, seringkali pemilik situs melakukan lima kesalahan dalam mengelola situsnya. Sehingga situs tersebut bukan saja tidak tercantum di dalam mesin pencari secara optimal, juga menyebabkan pengunjung tidak lagi kembali ke situs mereka. Lima kesalahan tersebut antara lain fokus pemilik web pada desain grafis tanpa memperhatikan informasi yang ditulis di dalamnya. Investasi terbesar seringkali justru ditaruh pada desain website, bukan pada pengelolaan informasi.<br />Yang kedua, seringkali mereka lupa dengan pentingnya informasi yang selalu baru. Sehingga pengunjung akan selalu berusaha kembali untuk melihat hal terbaru dari situs yang dikelola. Bahkan Google dan beberapa mesin pencari lainnya menganggap suatu situs menjadi penting apabila sering diperbarui. Dengan anggapan tersebut, posisi situs di dalam daftar mesin pencari juga akan meningkat.<br />Kesalahan ketiga sering terjadi karena pemilik website tidak terlalu peduli dengan keunikan atau perbedaan konten atau isi dari situs yang lain. Jika Anda dapat memberikan sesuatu yang berbeda dan terfokus pada suatu topik, orang lain akan mencantumkan alamat website Anda atau memberikan referensi website ini di dalam berbagai media seperti Blog atau Forum.<br />Tidak tepatnya penulisan keyword merupakan kesalahan keempat yang banyak dilakukan. Dengan penulisan keyword yang tepat pada setiap informasi yang ditampilkan, hasil dari mesin pencari juga akan semakin optimal “menangkap” situs yang Anda kelola. Tulislah keyword yang potensial bagi pengunjung, yang mungkin akan digunakan oleh mereka dalam pencarian di mesin pencari.<br />Sedangkan kesalahan yang kelima, pengelola web tidak memberikan label pada link dan gambar yang dicantumkan. Dengan adanya deskripsi yang jelas, bukan hanya membantu konsumen tetapi juga akan membuat calon pengunjung terarah ke dalam situs Anda. Penggunaan keyword dalam pemberian label juga disarankan di sini agar mudah direkam oleh mesin pencari. Jika dimungkinkan, judul website dan judul artikel juga dibedakan untuk memudahkan pembaca dan mesin pencari dalam mendeskripsikan tulisan.<br /><br /><span style="font-weight: bold;">Konten Adalah Raja</span><br />Dalam SEO, konten merupakan hal yang utama karena proses pencatatan di dalam mesin pencari lebih terfokus pada informasi yang disajikan. Apabila Anda menjual mebel, Anda dapat menuliskan ulasan dan komentar-komentar dari produk tersebut. Bahkan jika memungkinkan, Anda dapat menambahkan product knowledge atau pengetahuan tentang produk. Dengan demikian informasi-informasi tersebut dapat menjadi salah satu rujukan mesin pencari ketika seseorang melakukan pencarian mengenai mebel. Bagi perusahaan, memberikan pengetahuan mengenai produk dapat juga meningkatkan citra yang positif.<br />Selain itu, dengan semakin banyaknya informasi yang disajikan maka akan semakin banyak pula keyword yang dapat diciptakan berdasarkan tulisan tersebut. Yang perlu hati-hati dilakukan adalah pencatuman keyword dan informasi yang sengaja diciptakan untuk menjebak pengunjung.<br />Menuliskan artikel palsu dengan warna huruf yang sama dengan latar belakang sehingga tidak tampak oleh pengunjung namun tetap terekam oleh mesin pencari, seringkali digunakan oleh pengelola web untuk mengelabui mesin pencari dalam proses pencatatan daftar pencarian. Teknik ilegal yang tergolong dalam “Black Hat SEO” ini juga telah berhasil dideteksi oleh Google.<br />Meskipun berhasil mengelabui mesin pencari, situs-situs ini akan terdeteksi dan pada akhirnya akan dihapus dari daftar mesin pencari. Sehingga sia-sia pekerjaan yang sudah dilakukan untuk meningkatkan optimalisasi mesin pencari.<br />Jika Anda pengguna Blog, tentunya pertukaran link atau exchange link merupakan hal yang umum dilakukan untuk memperluas jaringan sosial. Aktivitas ini tergolong legal dan dapat meningkatkan popularitas website di dalam mesin pencari.<br />Bagi situs yang tergolong baru atau belum tercatat di dalam mesin pencari, jangan lupa untuk mencantumkan alamat website Anda ke dalam daftar mesin pencari melalui mekanisme pendaftaran URL. Teknis perekaman yang umumnya dilakukan mesin pencari kadangkala luput merekam situs Anda. Sehingga cara manual ini digunakan untuk memberitahukan situs Anda kepada mesin pencari agar dapat dicatat di dalam databasenya.<br />Tidak ada satupun yang dapat menjamin posisi pertama situs Anda di dalam mesin pencari. Termasuk Google yang tidak tercantum di halaman awal ketika Anda menggunakan Google untuk pencari dengan menggunakan keyword “Search Engine”, karena algoritma pencariannya Namun dengan beberapa tip yang sudah dibahas, situs Anda dapat optimal tercantum di dalam daftar pencarian.<br /></span><br /></div>Ridwan Sanjayahttp://www.blogger.com/profile/06233269529334452405noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-21627200.post-32322397536812686382007-09-12T07:21:00.003+07:002008-03-16T14:37:34.575+07:00Buku Baru: Membuat Blog dengan Blogspot<div style="text-align: justify;"><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://images.elexmedia.multiply.com/image/2/photos/upload/300x300/RtuTMAoKClUAABP4mmc1/121071302_Membuat%20Blog%20dengan%20Blogspot%20copy1.JPG?et=z1M0Nhd1jW3nkdekU1dG3Q"><img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 216px;" src="http://images.elexmedia.multiply.com/image/2/photos/upload/300x300/RtuTMAoKClUAABP4mmc1/121071302_Membuat%20Blog%20dengan%20Blogspot%20copy1.JPG?et=z1M0Nhd1jW3nkdekU1dG3Q" alt="" border="0" /></a>Dari berbagai penyedia Blog gratis yang ada di internet, Blogspot.com atau Blogger.com merupakan pilihan sebagian besar pengguna Blog saat ini. Disamping persediaan desain yang cukup banyak dan rata-rata menarik, pengaturan tampilannya cukup mudah dilakukan. Bahkan penambahan asesoris yang dapat digunakan untuk mempercantik tampilan dapat dengan mudah ditambahkan ke dalam desain, tanpa pemrograman sekalipun.<br /><span class="fullpost"><br />Karena itu, Blogspot sangat cocok untuk pemula sekalipun yang ingin memiliki dan membuat situs Blog secara mudah. Buku ini akan membahas secara lengkap tahapan pembuatan Blog, dari pendaftaran sampai dengan modifikasi tampilan. Modifikasi tampilan juga tidak terbatas pada koleksi desain yang disediakan oleh Blogspot, tetapi juga dari situs lain yang lebih kaya animasi.<br /><br />Anda juga dapat menambahkan asesoris tambahan ke dalam tampilan blog Shoutbox atau kotak komentar, Web Counter untuk menghitung pengunjung, Jam, Kalender, Info Cuaca, dan tampilan Video. Dengan begitu tampilan blog akan menjadi lebih indah, fungsional, dan semarak. Bahkan pada bab terakhir Anda dapat membuat situs blog menjadi dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan Inggris, tanpa pemrograman sedikitpun.<br /><br /><span style="font-weight: bold;">Info lainnya bisa dilihat di:</span><br /><a href="http://elexmedia.multiply.com/reviews/item/156" target="_blank">Elex Media</a><br /><a href="http://binuscorner.blogspot.com/2007/08/bedah-buku-membuat-blog-dengan-blogspot.html" target="_blank">Binus Center</a><br /><br /><a href="http://bp2.blogger.com/_1QTequ7ETCU/RyXhRVoefHI/AAAAAAAAACA/DnrAV0YeVWs/s1600-h/blog_resensi.jpg" target="_blank" style="text-decoration: none; font-weight: bold;">Resensi...</a><br /><br /><span style="font-weight: bold;">Link Pemesanan Online:</span><br /><span style="color: rgb(0, 0, 0);"><a href="http://www.kutukutubuku.com/product5849/product_info.html?osCsid=1488b70189b5f943a2c570a894485a06" target="_blank" style="text-decoration: none;">KutuKutuBuku.com....</a></span><br /><span style="color: rgb(0, 0, 0);"><a href="http://www.bukukita.com/infodetailbuku.php?idBook=5663" target="_blank" style="text-decoration: none;">BukuKita.com....</a></span><br /><span style="color: rgb(0, 0, 0);"><a href="http://www.bukabuku.com/browse/bookdetail/27974/membuat-blog-dengan-blogspot.html" target="_blank" style="text-decoration: none;">BukaBuku.com....</a></span><br /><span style="color: rgb(0, 0, 0);"><a href="mailto:cs.retail@elexmedia.co.id" style="text-decoration: none;">Elexmedia Retail....</a></span><br /><a href="http://ridwan.sanjaya.org/buku.html" target="_blank" style="text-decoration: none;"></a><br /></span></div>Ridwan Sanjayahttp://www.blogger.com/profile/06233269529334452405noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-21627200.post-79637305552056768112007-08-12T17:07:00.000+07:002007-09-18T17:09:41.263+07:00Menyikapi Razia Software Ilegal<div style="text-align: justify;">(Suara Merdeka Minggu – Rubrik Konek 12 Agustus 2007)<br /><br /><span style="font-style: italic;">Dari tahun ke tahun permasalahan yang dihadapi para pemilik toko komputer, warnet, persewaan CD, dan beberapa perusahaan di Jawa Tengah tidak jauh berubah. Setiap kali terjadi razia HAKI oleh pihak yang berwajib, puluhan toko dan warnet tiba-tiba cuti bersama selama beberapa waktu.</span><br /><br />Dampak dari “cuti bersama” yang dilakukan oleh beberapa pihak tadi memang akhirnya akan menyulitkan masyarakat. Ada yang merasa kehilangan tempat untuk mencari informasi dan pengetahuan di tempat warnet langganannya. Ada pula yang kesulitan mencari piranti keras komputer karena toko yang menjualnya sementara tertutup bagi konsumen. Tempat reparasi komputer juga mulai merasa tidak nyaman menerima pelanggan karena komputer yang dibawa konsumen sudah bisa dipastikan tidak berisi program-program legal. Selain itu, beberapa perusahaan mulai sibuk untuk mengganti piranti lunak yang digunakannya menjadi legal.<br />Undang-Undang mengenai Hak atas Kekayaan Intelektual sebetulnya sudah diundangkan sekian lama, yaitu pada 29 Juli 2002 namun baru diberlakukan pada 29 Juli 2003. Di dalam pasal 72 secara tegas dituliskan sanksi pidana penjara lima tahun dan/atau denda paling banyak 500 juta. Pada saat itu, beberapa pihak sudah mulai ancang-ancang membeli software legal atau berpindah ke sistem operasi yang baru beserta program-program pendukungnya. Namun karena sifat razia yang temporer, membuat mereka kembali menggunakan software bajakan.<br />Kini pada saat razia diberlakukan lagi, kepanikan yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya terulang kembali. Berbagai himbauan yang sama pula untuk memberikan waktu beralih ke software legal juga bermunculan dari berbagai pihak. Jika semuanya sama seperti tahun-tahun sebelumnya, mengapa energi kita tidak difokuskan pada pencarian solusi bagi diri masing-masing dan semua pihak?<br /><br /><span class="fullpost"><br /><span style="font-weight: bold;">Bukan Hanya OS Legal</span><br />Saat ini harga sistem operasi Windows yang legal berkisar 800 ribu sampai 1,5 juta rupiah. Bagi sebagian perusahaan, harga ini mulai dinilai wajar. Selain karena mereka membandingkannya dengan nilai denda dan nama baik perusahaan, hal ini menunjukkan mulai adanya pemakluman pada harga sebuah software. Jika pada masa yang lalu setiap aplikasi yang terinstalasi di komputer bernilai nol atau gratis, karena di-bundle dengan pembelian komputer. Saat ini mulai disadari bahwa nilai software memang ada dan merupakan bagian investasi seperti pembelian komputer.<br />Bagi perusahaan yang tidak mempunyai cukup dana untuk membeli program yang berlisensi, maka pilihan satu-satunya adalah beralih ke open-source apabila masih berkeinginan untuk melanjutkan usahanya. Memang tidak semua perusahaan cocok menggunakan piranti lunak open-source seperti Linux. Ada yang disebabkan oleh aplikasi perusahaan sebelumnya sudah terlanjur dibuat di dalam sistem operasi Windows. Ada pula yang menyebutkan aplikasi tertentu tidak ditemukan kembarannya di Linux. Ada pula yang disebabkan oleh sulitnya mempelajari hal baru lagi.<br />Jika hal itu yang terjadi, maka membeli software legal yang versinya tidak terlalu baru bisa menjadi pilihan karena faktor harga. Sebagai contoh harga beli Windows Vista tentu saja lebih mahal daripada Windows XP yang lebih lama. Kekhawatiran tidak adanya dukungan dari pembuat software karena menggunakan versi yang lama juga sebetulnya tidak perlu terjadi. Bukankah selama menggunakan bajakan memang tidak ada dukungan dari perusahaan pembuat software?<br />Hanya saja, langkah berikutnya setelah menggunakan sistem operasi Windows yang legal adalah melegalkan program-program pendukungnya. Apabila kesulitan mengadakan dana tambahan untuk membeli Microsoft Office, maka Anda dapat menggantinya dengan OpenOffice yang gratis dan bisa diunduh melalui situs openoffice.org. Tampilan dan operasional OpenOffice 2.2 yang baru sangat mirip dengan Microsoft Office XP atau 2003. Sehingga pengguna awam tidak perlu waktu adaptasi yang lama untuk menggunakan OpenOffice.<br />The Gimp juga dapat menjadi alternatif gratis (freeware) untuk pengguna Adobe Photoshop. Sedangkan untuk program antivirus, dapat digunakan AVG yang dapat diunduh secara bebas melalui www.grisoft.com. Bagi pengguna ACDSee yang berfungsi untuk menampilkan dan memodifikasi gambar, kini saatnya untuk mencoba IrfanView yang tidak berbayar dan dapat diunduh melalui www.irfanview.com. Alternatif software lainnya dapat dicari di www.tucows.com atau www.freeware.com.<br />Dengan adanya alternatif program pendukung di atas, pengeluaran untuk pembelian piranti lunak dapat dihemat. Beli software yang memang diperlukan, pasang freeware jika memang ada, uninstall piranti lunak yang ilegal.<br /><br /><span style="font-weight: bold;">Linux Kini Familiar</span><br />Bagi warnet, solusi sebetulnya sudah disediakan dengan menggunakan distro WaroengIGOS, Pinux, dan beberapa produk Linux lainnya. Semua kebutuhan dari browsing, chating, instant messenger, sampai dengan mengetik sudah tersedia di sana. Sehingga operasional warnet sebetulnya tidak perlu berhenti setiap kali terjadi razia. Berdasarkan EULA, penggunaan Windows meskipun dengan cara membelinya sekalipun sebetulnya tidak akan pernah jadi legal ketika disewakan oleh warnet.<br />Tampilan desktop pada distro Linux versi-versi yang terbaru tampak makin familiar bagi pengguna, bahkan ada yang mirip dengan tampilan MacOS yang legendaris. Disertai efek 3 Dimensi yang tidak kalah dari Aero Windows Vista, dapat dijadikan momentum bagus untuk mulai mengenalkan ulang sistem operasi ini kepada pelanggan warnet.<br />Pelatihan Blog yang dilakukan oleh Fakultas Ilmu Komputer (Ikom) UNIKA Soegijapranata pada Juli yang lalu juga menggunakan Linux Fedora Core 6 sebagai sistem operasinya. Ketika instruktur menunjukkan efek 3 Dimensi yang tersedia di dalamnya, banyak peserta dari SMA dan masyarakat umum justru terkagum-kagum dan mencobanya berulang-ulang. Efek tersebut ternyata tidak bisa mereka temukan pada produk sistem operasi Microsoft yang baru.<br />Selain warnet, bentuk usaha yang lain juga perlu mencoba Linux sebagai solusi apalagi jika selama ini penggunaan komputer lebih pada aktivitas administrasi kantor seperti pengetikan dokumen, penghitungan dengan menggunakan spreadsheet, atau presentasi. OpenOffice 2.2 yang ada di dalam setiap distro Linux terbaru dapat menjadi solusi tanpa harus belajar lagi terlalu lama. Apabila aplikasi perusahaan yang telah ada saat ini dibuat dalam Windows, staf EDP dapat diminta untuk mencoba menjalankan aplikasi tersebut di dalam Linux melalui program Wine yang berfungsi sebagai seakan-akan sebagai Windows.<br />Jika Anda ingin fokus pada usaha dengan tentram tanpa dikhawatirkan oleh razia yang datang sewaktu-waktu, kini saatnya mencari solusi yang permanen. Kita akan lelah sendiri jika setiap kali harus kucing-kucingan dengan peraturan yang telah diundangkan sejak lama melalui HAKI No 19 Tahun 2002. Untuk itu, beli software yang legal atau berganti ke piranti lunak open-source!</span></div>Ridwan Sanjayahttp://www.blogger.com/profile/06233269529334452405noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-21627200.post-7009946687236555952007-08-05T17:03:00.000+07:002007-09-18T17:33:29.218+07:00Menilai Kreativitas Blog<div style="text-align: justify;">(Suara Merdeka Minggu – Rubrik Konek 5 Agustus 2007)<br /><br /><span style="font-style: italic;">Perkiraan seorang Pakar Telematika pada awal tahun 2005 mengenai keberadaan Blog hanyalah satu tren semata ternyata tidak terbukti. Bahkan sebaliknya, bukan saja pengguna Blog semakin meningkat tetapi pemanfaatannya sudah merambah pula di bidang bisnis. Bahkan kegiatan pelatihan dengan tema Blog mulai diselenggarakan di mana-mana.</span><br /><br />Pada bulan Juli saja, tercatat ada dua perguruan tinggi dan satu lembaga pendidikan di Semarang mengadakan acara pelatihan Blog dengan fokus peserta yang berbeda-beda. Pada tanggal 18-19 Juli, Fakultas Ilmu Komputer (IKOM) UNIKA Soegijapranata menyelenggarakan pelatihan Blog untuk mahasiswa barunya dan masyarakat umum. Sedangkan tanggal 21-22 Juli yang lalu, Unissula mengadakan pelatihan Blog untuk lulusan SMA yang akan masuk ke perguruan tinggi.<br />Kemudian tanggal 28 Juli, Binus Center mengadakan seminar Membuat Blog untuk Membangun Citra Diri dan Promosi Produk yang dihadiri oleh siswa SMA, mahasiswa, sampai dengan pengusaha. Fenomena ini menunjukkan betapa menariknya Blog bagi masyarakat umum, sehingga berbagai institusi tertarik untuk menyelenggarakannya. Apabila hanya menjadi tren belaka, pemanfaatan dan respon dari masyarakat tentu saja tidak akan lama waktunya.<br />Apalagi berdasarkan respon dari peserta, mereka justru menyatakan cukup terkejut dengan adanya media Blog yang cukup mudah digunakan oleh orang biasa sekalipun. Sehingga pemanfaatannya tidak akan berhenti sampai pada saat seminar itu saja. Karena meski tidak menguasai pemrograman website, mereka dapat memiliki situs web dengan fasilitas yang cukup lengkap. Tidak diperlukan intelegensia yang tinggi untuk mengelola isi situs Blog.<br />Bahkan untuk merubah tampilan halaman, tidak diperlukan kemampuan desain grafis sedikitpun. Dengan mengandalkan situs-situs penyedia template Blog, pengguna dapat merubah tampilan muka situsnya dalam hitungan beberapa menit saja. Finalsense.com merupakan salah satu contoh situs penyedia desain Blog yang dapat diunduh