12 September 2007

Buku Baru: Membuat Blog dengan Blogspot

Dari berbagai penyedia Blog gratis yang ada di internet, Blogspot.com atau Blogger.com merupakan pilihan sebagian besar pengguna Blog saat ini. Disamping persediaan desain yang cukup banyak dan rata-rata menarik, pengaturan tampilannya cukup mudah dilakukan. Bahkan penambahan asesoris yang dapat digunakan untuk mempercantik tampilan dapat dengan mudah ditambahkan ke dalam desain, tanpa pemrograman sekalipun.

Karena itu, Blogspot sangat cocok untuk pemula sekalipun yang ingin memiliki dan membuat situs Blog secara mudah. Buku ini akan membahas secara lengkap tahapan pembuatan Blog, dari pendaftaran sampai dengan modifikasi tampilan. Modifikasi tampilan juga tidak terbatas pada koleksi desain yang disediakan oleh Blogspot, tetapi juga dari situs lain yang lebih kaya animasi.

Anda juga dapat menambahkan asesoris tambahan ke dalam tampilan blog Shoutbox atau kotak komentar, Web Counter untuk menghitung pengunjung, Jam, Kalender, Info Cuaca, dan tampilan Video. Dengan begitu tampilan blog akan menjadi lebih indah, fungsional, dan semarak. Bahkan pada bab terakhir Anda dapat membuat situs blog menjadi dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan Inggris, tanpa pemrograman sedikitpun.

Info lainnya bisa dilihat di:
Elex Media
Binus Center

Resensi...

Link Pemesanan Online:
KutuKutuBuku.com....
BukuKita.com....
BukaBuku.com....
Elexmedia Retail....

12 August 2007

Menyikapi Razia Software Ilegal

(Suara Merdeka Minggu – Rubrik Konek 12 Agustus 2007)

Dari tahun ke tahun permasalahan yang dihadapi para pemilik toko komputer, warnet, persewaan CD, dan beberapa perusahaan di Jawa Tengah tidak jauh berubah. Setiap kali terjadi razia HAKI oleh pihak yang berwajib, puluhan toko dan warnet tiba-tiba cuti bersama selama beberapa waktu.

Dampak dari “cuti bersama” yang dilakukan oleh beberapa pihak tadi memang akhirnya akan menyulitkan masyarakat. Ada yang merasa kehilangan tempat untuk mencari informasi dan pengetahuan di tempat warnet langganannya. Ada pula yang kesulitan mencari piranti keras komputer karena toko yang menjualnya sementara tertutup bagi konsumen. Tempat reparasi komputer juga mulai merasa tidak nyaman menerima pelanggan karena komputer yang dibawa konsumen sudah bisa dipastikan tidak berisi program-program legal. Selain itu, beberapa perusahaan mulai sibuk untuk mengganti piranti lunak yang digunakannya menjadi legal.
Undang-Undang mengenai Hak atas Kekayaan Intelektual sebetulnya sudah diundangkan sekian lama, yaitu pada 29 Juli 2002 namun baru diberlakukan pada 29 Juli 2003. Di dalam pasal 72 secara tegas dituliskan sanksi pidana penjara lima tahun dan/atau denda paling banyak 500 juta. Pada saat itu, beberapa pihak sudah mulai ancang-ancang membeli software legal atau berpindah ke sistem operasi yang baru beserta program-program pendukungnya. Namun karena sifat razia yang temporer, membuat mereka kembali menggunakan software bajakan.
Kini pada saat razia diberlakukan lagi, kepanikan yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya terulang kembali. Berbagai himbauan yang sama pula untuk memberikan waktu beralih ke software legal juga bermunculan dari berbagai pihak. Jika semuanya sama seperti tahun-tahun sebelumnya, mengapa energi kita tidak difokuskan pada pencarian solusi bagi diri masing-masing dan semua pihak?


Bukan Hanya OS Legal
Saat ini harga sistem operasi Windows yang legal berkisar 800 ribu sampai 1,5 juta rupiah. Bagi sebagian perusahaan, harga ini mulai dinilai wajar. Selain karena mereka membandingkannya dengan nilai denda dan nama baik perusahaan, hal ini menunjukkan mulai adanya pemakluman pada harga sebuah software. Jika pada masa yang lalu setiap aplikasi yang terinstalasi di komputer bernilai nol atau gratis, karena di-bundle dengan pembelian komputer. Saat ini mulai disadari bahwa nilai software memang ada dan merupakan bagian investasi seperti pembelian komputer.
Bagi perusahaan yang tidak mempunyai cukup dana untuk membeli program yang berlisensi, maka pilihan satu-satunya adalah beralih ke open-source apabila masih berkeinginan untuk melanjutkan usahanya. Memang tidak semua perusahaan cocok menggunakan piranti lunak open-source seperti Linux. Ada yang disebabkan oleh aplikasi perusahaan sebelumnya sudah terlanjur dibuat di dalam sistem operasi Windows. Ada pula yang menyebutkan aplikasi tertentu tidak ditemukan kembarannya di Linux. Ada pula yang disebabkan oleh sulitnya mempelajari hal baru lagi.
Jika hal itu yang terjadi, maka membeli software legal yang versinya tidak terlalu baru bisa menjadi pilihan karena faktor harga. Sebagai contoh harga beli Windows Vista tentu saja lebih mahal daripada Windows XP yang lebih lama. Kekhawatiran tidak adanya dukungan dari pembuat software karena menggunakan versi yang lama juga sebetulnya tidak perlu terjadi. Bukankah selama menggunakan bajakan memang tidak ada dukungan dari perusahaan pembuat software?
Hanya saja, langkah berikutnya setelah menggunakan sistem operasi Windows yang legal adalah melegalkan program-program pendukungnya. Apabila kesulitan mengadakan dana tambahan untuk membeli Microsoft Office, maka Anda dapat menggantinya dengan OpenOffice yang gratis dan bisa diunduh melalui situs openoffice.org. Tampilan dan operasional OpenOffice 2.2 yang baru sangat mirip dengan Microsoft Office XP atau 2003. Sehingga pengguna awam tidak perlu waktu adaptasi yang lama untuk menggunakan OpenOffice.
The Gimp juga dapat menjadi alternatif gratis (freeware) untuk pengguna Adobe Photoshop. Sedangkan untuk program antivirus, dapat digunakan AVG yang dapat diunduh secara bebas melalui www.grisoft.com. Bagi pengguna ACDSee yang berfungsi untuk menampilkan dan memodifikasi gambar, kini saatnya untuk mencoba IrfanView yang tidak berbayar dan dapat diunduh melalui www.irfanview.com. Alternatif software lainnya dapat dicari di www.tucows.com atau www.freeware.com.
Dengan adanya alternatif program pendukung di atas, pengeluaran untuk pembelian piranti lunak dapat dihemat. Beli software yang memang diperlukan, pasang freeware jika memang ada, uninstall piranti lunak yang ilegal.

Linux Kini Familiar
Bagi warnet, solusi sebetulnya sudah disediakan dengan menggunakan distro WaroengIGOS, Pinux, dan beberapa produk Linux lainnya. Semua kebutuhan dari browsing, chating, instant messenger, sampai dengan mengetik sudah tersedia di sana. Sehingga operasional warnet sebetulnya tidak perlu berhenti setiap kali terjadi razia. Berdasarkan EULA, penggunaan Windows meskipun dengan cara membelinya sekalipun sebetulnya tidak akan pernah jadi legal ketika disewakan oleh warnet.
Tampilan desktop pada distro Linux versi-versi yang terbaru tampak makin familiar bagi pengguna, bahkan ada yang mirip dengan tampilan MacOS yang legendaris. Disertai efek 3 Dimensi yang tidak kalah dari Aero Windows Vista, dapat dijadikan momentum bagus untuk mulai mengenalkan ulang sistem operasi ini kepada pelanggan warnet.
Pelatihan Blog yang dilakukan oleh Fakultas Ilmu Komputer (Ikom) UNIKA Soegijapranata pada Juli yang lalu juga menggunakan Linux Fedora Core 6 sebagai sistem operasinya. Ketika instruktur menunjukkan efek 3 Dimensi yang tersedia di dalamnya, banyak peserta dari SMA dan masyarakat umum justru terkagum-kagum dan mencobanya berulang-ulang. Efek tersebut ternyata tidak bisa mereka temukan pada produk sistem operasi Microsoft yang baru.
Selain warnet, bentuk usaha yang lain juga perlu mencoba Linux sebagai solusi apalagi jika selama ini penggunaan komputer lebih pada aktivitas administrasi kantor seperti pengetikan dokumen, penghitungan dengan menggunakan spreadsheet, atau presentasi. OpenOffice 2.2 yang ada di dalam setiap distro Linux terbaru dapat menjadi solusi tanpa harus belajar lagi terlalu lama. Apabila aplikasi perusahaan yang telah ada saat ini dibuat dalam Windows, staf EDP dapat diminta untuk mencoba menjalankan aplikasi tersebut di dalam Linux melalui program Wine yang berfungsi sebagai seakan-akan sebagai Windows.
Jika Anda ingin fokus pada usaha dengan tentram tanpa dikhawatirkan oleh razia yang datang sewaktu-waktu, kini saatnya mencari solusi yang permanen. Kita akan lelah sendiri jika setiap kali harus kucing-kucingan dengan peraturan yang telah diundangkan sejak lama melalui HAKI No 19 Tahun 2002. Untuk itu, beli software yang legal atau berganti ke piranti lunak open-source!

05 August 2007

Menilai Kreativitas Blog

(Suara Merdeka Minggu – Rubrik Konek 5 Agustus 2007)

Perkiraan seorang Pakar Telematika pada awal tahun 2005 mengenai keberadaan Blog hanyalah satu tren semata ternyata tidak terbukti. Bahkan sebaliknya, bukan saja pengguna Blog semakin meningkat tetapi pemanfaatannya sudah merambah pula di bidang bisnis. Bahkan kegiatan pelatihan dengan tema Blog mulai diselenggarakan di mana-mana.

Pada bulan Juli saja, tercatat ada dua perguruan tinggi dan satu lembaga pendidikan di Semarang mengadakan acara pelatihan Blog dengan fokus peserta yang berbeda-beda. Pada tanggal 18-19 Juli, Fakultas Ilmu Komputer (IKOM) UNIKA Soegijapranata menyelenggarakan pelatihan Blog untuk mahasiswa barunya dan masyarakat umum. Sedangkan tanggal 21-22 Juli yang lalu, Unissula mengadakan pelatihan Blog untuk lulusan SMA yang akan masuk ke perguruan tinggi.
Kemudian tanggal 28 Juli, Binus Center mengadakan seminar Membuat Blog untuk Membangun Citra Diri dan Promosi Produk yang dihadiri oleh siswa SMA, mahasiswa, sampai dengan pengusaha. Fenomena ini menunjukkan betapa menariknya Blog bagi masyarakat umum, sehingga berbagai institusi tertarik untuk menyelenggarakannya. Apabila hanya menjadi tren belaka, pemanfaatan dan respon dari masyarakat tentu saja tidak akan lama waktunya.
Apalagi berdasarkan respon dari peserta, mereka justru menyatakan cukup terkejut dengan adanya media Blog yang cukup mudah digunakan oleh orang biasa sekalipun. Sehingga pemanfaatannya tidak akan berhenti sampai pada saat seminar itu saja. Karena meski tidak menguasai pemrograman website, mereka dapat memiliki situs web dengan fasilitas yang cukup lengkap. Tidak diperlukan intelegensia yang tinggi untuk mengelola isi situs Blog.
Bahkan untuk merubah tampilan halaman, tidak diperlukan kemampuan desain grafis sedikitpun. Dengan mengandalkan situs-situs penyedia template Blog, pengguna dapat merubah tampilan muka situsnya dalam hitungan beberapa menit saja. Finalsense.com merupakan salah satu contoh situs penyedia desain Blog yang dapat diunduh secara gratis.
Bagi pengusaha, fasilitas komunikasi yang telah tersedia di dalam media ini, cukup membantu mereka dalam memperoleh feedback dari konsumen. Tersedianya shoutbox maupun kotak komentar dapat menjadi jembatan bagi konsumen menyampaikan pendapat, saran, dan keluhannya dengan mudah. Apabila pendapat-pendapat dari konsumen tersebut dapat dikelola dengan baik akan membawa dampak positif bagi perusahaan.

Lomba Blog 2007
Melihat animo yang cukup besar dari masyarakat terhadap weblog, Fakultas IKOM UNIKA Soegijapranata menyelenggarakan lomba Blog dalam rangka Lustrum pertama fakultas tersebut. Acara ini diselenggarakan mulai 8 Austus sampai 1 September 2007 tanpa dipungut biaya. Merupakan kelanjutan dari lomba Blog yang pertama diadakan oleh Speedy pada tahun 2006.
Unsur yang dinilai dalam lomba Blog 2007 juga mengalami sedikit perubahan dengan memfokuskan penilaian juri pada empat unsur yaitu unsur Keaktifan menulis, Kreativitas, Popularitas, dan Kesesuaian tema. Unsur keaktifan menulis terkait dengan pengertian Blogger yang suka menulis di Blog. Bukan kualitas tulisannya yang dinilai karena tidak semua Blogger berprofesi sebagai wartawan atau penulis buku, yang notabene punya kualitas tulis bagus.
Sedangkan unsur kreativitas terkait dengan kemampuan blogger untuk menarik perhatian pengunjung internet. Unsur ini bisa dilihat dari sisi desain, fasilitas, maupun usaha yang lain. Unsur ketiga yaitu popularitas, ikut menjadi penilaian karena terkait dengan kemampuan Blogger dalam menjalin jaringan teman di seluruh dunia. Semakin banyak jaringan yang dibuat, maka nilai popularitas situs peserta juga semakin meningkat.
Sedangkan yang keempat, unsur kesesuaian tema dinilai untuk lebih memfokuskan peserta pada tema Sharing Knowledge. Tema tersebut dipilih karena rata-rata Blogger diyakini suka berbagi ilmu, pengetahuan, atau pengalaman kepada sesama, meskipun berbeda latar belakang pendidikan.
Apabila hasil sharing pengetahuan yang terkumpul cukup banyak jumlahnya, tentunya akan sangat membantu masyarakat awam memperoleh pengetahuan yang berharga. Apabila ada penerbit buku yang tertarik, kumpulan pengetahuan ini dapat diterbitkan menjadi buku.
Dengan hadiah yang cukup menarik diharapkan dapat membuat banyak Blogger dari seluruh daerah di Jawa Tengah, ikut berpartisipasi dalam berbagi pengetahuan untuk sesama, tanpa memandang status sebagai pengguna pemula maupun pengguna lama. Informasi lebih lengkap mengenai acara ini dapat dilihat melalui situs resmi penyelenggara di http://www.unika.ac.id/fakultas/ikom.
Tertarik? Bergabunglah ke dalam lomba ini! Mulailah mengumpulkan berbagai hal yang Anda miliki untuk dibagikan kepada sesama.


28 July 2007

Otomatisasi Website Pribadi Dalam Dua Bahasa

(Suara Merdeka Minggu – Rubrik Konek 15 Juli 2007)

Informasi yang disajikan di dalam website yang dikelola oleh Anda seringkali tidak kalah dengan konten yang ditulis oleh orang-orang luar negeri. Hanya saja, faktor kepercayaan diri kadangkala menghalangi untuk ikut unjuk gigi di tingkat internasional, meskipun hanya dalam dunia maya.


Perasaan tidak mampu berbahasa Inggris membuat banyak pengguna internet merasa cukup membuat situsnya dalam bahasa Indonesia saja. Padahal dengan membuatnya dalam dua atau lebih versi bahasa yang berbeda, kesempatan yang lebih luas akan lebih terbuka. Bukan saja terlihat lebih mampu dan percaya diri, tetapi hasil pikiran Anda juga bisa terbaca oleh pengguna internet luar negeri. Kemungkinan bangsa Indonesia dikenal selain oleh prestasi korupsinya, tetapi juga buah pikirnya, juga makin terbaca.
Namun pada kenyataannya tidak setiap pemilik situs pribadi menguasai bahasa Inggris yang merupakan bahasa penghubung dengan pembaca asing. Untuk menyewa penerjemah, tentu saja bukan merupakan solusi karena terkait dengan biaya yang ditimbulkan dibandingkan dengan manfaat ekonomi yang diperoleh secara langsung.
Bahkan bagi mereka yang aktif dalam dunia blog, perubahan konten bisa saja terjadi setiap hari. Apabila setiap perubahan tersebut membutuhkan tenaga penerjemah, bukan saja biaya akan menjadi bengkak tetapi juga kerepotan yang timbul setiap Anda ingin menuangkan perasaan atau pemikiran ke dalam situs web.

Memanfaatkan Toggletext
Pada Konek edisi 27 Mei 2007, telah dibahas adanya situs penerjemah bahasa yang mampu menerjemahkan kalimat dalam bahasa Indonesia ke bahasa Inggris atau sebaliknya sampai 300 kata secara gratis. Dengan fasilitas tersebut, Anda bukan saja dapat menggunakannya untuk menerjemahkan suatu kelompok kalimat tetapi juga isi dari sebagian konten suatu situs web.
Namun tidak semua orang mengetahui fasilitas ini, terutama pengunjung luar negeri. Untuk itu, Anda dapat menunjukkan fasilitas ini secara langsung dari halaman homepage. Bukan hanya dengan link ke toggletext.com, melainkan menanamkan secara langsung kode HTML yang digunakan oleh toggletext.com untuk menerjemahkan informasi ke lain bahasa. Meskipun bahasa Inggris yang dihasilkan tidak seratus persen benar, terjemahan yang dihasilkan dapat sedikit membantu pengunjung dari negara lain untuk memahami informasi yang Anda tulis.
Secara konvensional, untuk menggunakan kemampuan terjemahan toggletext.com yang ada di http://toggletext.com/kataku_trial.php, Anda harus memasukkan alamat situs web ke dalam kotak isian URL, memilih opsi Indo to English, dan menekan tombol translate. Selanjutnya akan terbuka jendela baru yang berisi situs web dalam bahasa Inggris.
Langkah tersebut cukup panjang dan merepotkan apabila disajikan untuk pengunjung situs Anda. Diperlukan langkah singkat berupa otomatisasi tanpa perlu mengisi URL agar orang-orang yang mengakses website Anda dapat langsung memperoleh halaman web dalam bahasa Inggris.

Menanamkan Toggletext ke Situs Web
Apabila Anda ingin membuatnya otomatis dan menjadi salah satu bagian dari halaman web, kode HTML berikut ini harus ditanamkan ke dalamnya. Kode tersebut adalah sebagai berikut. Gantilah teks www.alamatwebsite.com sesuai dengan alamat website Anda.



Bagi pengguna Blogspot, kode HTML di atas dapat ditanamkan ke dalam halaman Blog melalui halaman Layout. Pilih Add a Page Element untuk menambahkan elemen baru di dalam Blogspot. Selanjutnya tekan tombol Add to Blog yang ada di dalam kelompok HTML/Javascript. Kemudian masukkan kode HTML di atas dan tekan tombol Save Changes untuk menyimpannya.
Apabila penyimpanan berhasil dilakukan, Anda akan melihat adanya teks “English Version” pada salah sisi halaman Blogspot. Apabila teks tersebut ditekan, maka halaman yang semula berbahasa Indonesia akan dirubah oleh toggletext.com menjadi bahasa Inggris. Sehingga situs blog Anda dapat go internasional meskipun kemampuan bahasa Inggris belum dimiliki.


Updated: Karena perubahan yang mendasar di toggletext.com, maka kode juga berubah. Silahkan lihat di situs keziapatricia.blogspot.com. Silahkan kopi kode di sana. Terima kasih.

08 July 2007

Agar Blog Tampil Segar

(Suara Merdeka Minggu – Rubrik Konek 1 Juli 2007)

Berbicara tentang Blog memang tidak pernah ada habisnya. Bahkan jumlah pengguna internet yang ingin menggunakan Blog semakin hari semakin bertambah. Bukan hanya karena kepentingan, tetapi juga karena keingintahuan pada penggunaan Blog.


Karena hal tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer UNIKA juga akan mengadakan pelatihan Blog untuk siswa SMA se-Jawa Tengah pada pertengahan Juli.
Salah satu yang menjadi pembahasan sesama pemilik Blog dan menarik untuk dicermati pada saat Anda memiliki Blog adalah desain atau tampilan grafis yang menghias halaman Blog agar tetap tampil segar dan menarik. Pada Blogspot atau Blogger.com, awalnya disediakan sekitar 16 (enam belas) desain dengan variasi mencapai 38 (tiga puluh delapan) tampilan. Namun jumlah tersebut masih dapat Anda tambahkan melalui modifikasi kode-kode penyusun desain yang telah ada.
Tetapi tidak semua orang paham dengan kode-kode XML yang menyusun tampilan Blog. Karena jumlah desain yang terbatas dan sudah umum digunakan, kemungkinan juga muncul keinginan dari pemilik Blog untuk melakukan penyegaran tampilan, dengan mencari variasi desain di luar koleksi yang telah disediakan Blogspot. Namun yang perlu diperhatikan, desain Blogspot versi lama dan versi baru cukup berbeda.
Pada Blogspot versi lama, Anda menggunakan kode-kode HTML untuk menyusun tampilan Blog. Sedangkan pada Blogspot versi baru, XML merupakan bahasa yang digunakan untuk menyusun tampilan. Para programmer umumnya memahami perbedaan itu. Namun bagi pemilik Blog yang bukan programmer, istilah-istilah di atas dapat dipakai sebagai wawasan saja.

Karena tersedia penyedia desain Blog yang gratis dan tidak memerlukan pemahaman akan pemrograman web. Penyedia koleksi desain Blogspot versi lama antara lain isnaini.com dan blogger-templates.blogspot.com. Sedangkan untuk koleksi desain Blogspot versi baru disediakan oleh www.finalsense.com dan blogger-templates.blogspot.com.
Apabila selama ini Anda menggunakan Blogspot versi lama, disarankan untuk segera berpindah ke versi yang baru. Selain karena fitur keamanan, desain yang tersedia di internet cukup variatif dan animatif. Sebagai buktinya, Anda dapat mencoba melihat satu-persatu desain yang ada di www.finalsense.com/services/blog_templates. Selanjutnya pilihlah salah satu dari koleksi desain yang ada.
Anda dapat memilihnya berdasarkan kelompok kategori, yaitu binatang, arsitektur, seni, kartun, komputer, game, musik, alam, dan lain sebagainya. Beberapa koleksi terbaru disediakan pada halaman depan. Pada contoh di bawah ini, koleksi yang dipilih bernomor 156 dan termasuk dalam kelompok desain berbasis alam. Pada kotak teks yang muncul di halaman tersebut tampak adanya kode-kode XML yang digunakan untuk menyusun tampilan desain.
Anda hanya perlu mem-blok semua kode tersebut dan Kopi dengan menggunakan Ctrl+C, atau menggunakan klik kanan mouse dan pilih menu Copy. Selanjutnya kembalilah ke halaman template Blogspot. Halaman ini dapat diakses setelah Anda login ke dalam www.blogger.com dengan menggunakan nama dan kata sandi yang Anda miliki.
Hapuslah semua kode lama dengan mem-blok semua kode lama dan tekan tombol Del. Selanjutnya kopilah kode-kode yang baru dengan menggunakan kombinasi Ctrl + V untuk menyalin kode dari situs penyedia desain ke kotak isian. Jangan lupa, tekan tombol “Save Template” untuk menyetujui perubahan template. Cukup mudah, bukan?

10 June 2007

Mengkritisi Situs Semarang Pesona Asia

(Suara Merdeka Minggu – Rubrik Konek 3 Juni 2007)

Tidak lama lagi dan hanya dalam hitungan beberapa bulan saja, Semarang akan menggelar satu paket event besar. Kegiatan yang melibatkan banyak pihak ini diharapkan dapat mendatangkan banyak tamu dari luar negeri untuk melihat potensi pariwisata yang ada di Semarang, sekaligus menciptakan peluang investasi antara pengusaha di dalam negeri dengan tamu undangan dari luar negeri.


Berbagai kelebihan-kelebihan seringkali disampaikan walikota untuk meyakinkan keuntungan yang akan diperoleh oleh masyarakat atas suksesnya penyelenggaraan Semarang Pesona Asia (SPA). Bahkan roadshow ke berbagai insitusi-pun dilakukan oleh walikota untuk menjelaskan programnya, yang diklaim berpihak pada masyarakat Semarang dalam jangka panjang.
Terlepas dari pro dan kontra yang terjadi antara elemen masyarakat, sosialisasi program walikota atas kegiatan Semarang Pesona Asia tampaknya akan lebih efektif jika didukung teknologi informasi. Website semarangpesonaasia.com sebagai situs resmi program ini ternyata tidak dapat bercerita banyak ketika pengunjung mencoba mencari tahu informasi di dalamnya.
Ketika menu maksud dan tujuan di dalam daftar isi dipilih, tidak ada halaman yang terbuka. Hal ini disebabkan oleh tidak adanya link pada menu tersebut. Padahal jika informasi ini dapat ditampilkan, banyak pihak akan jauh lebih memahami maksud dan tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut. Terlebih jika walikota memanfaatkan multimedia, baik berupa audio maupun video, untuk menyampaikan rekaman pemaparan kegiatan tersebut secara ringkas di dalam situs SPA. Pesan kegiatan dapat tersampaikan secara optimal, tanpa harus selalu bertatap muka.

Web Berupa Gambar
Pada awalnya, situs SPA tidak lebih dari sekedar katalog yang di-scan dan ditampilkan secara grafis melalui layar web browser. Karena tampilan web hanya terdiri dari dokumen grafis semata, bukan hanya saja berat ketika diakses oleh pengunjung tetapi juga akan menyita bandwidth yang menuju ke web server ataupun sebaliknya. Alhasil ketika banyak pengguna internet berkunjung ke situs SPA dalam waktu yang bersamaan, maka akses menjadi lambat.
Selain itu, berbagai tulisan yang tampil di dalam web SPA tidak dapat tertangkap oleh mekanisme mesin pencari seperti Google, Yahoo!, dan sejenisnya karena berupa gambar. Akibatnya ketika pengguna internet menggunakan mesin pencari untuk mencari salah satu acara di dalam SPA, tidak ada satupun daftar yang dihasilkan mereferensikan ke situs semarangpesonaasia.com.
Ketika pengguna internet mencoba mengetikkan salah satu kegiatan di dalam SPA, misalnya “Cheng Ho”, di dalam mesin pencari, beberapa link yang tampil di urutan teratas tidak terkait ke situs resmi SPA. Begitu juga ketika Anda mengetikkan kata “Semarang Heritage” atau bahkan “Semarang”. Berbeda ketika Anda mencoba mengetikkan kata “Bangkok” di dalam mesin pencari, berbagai hal yang terkait dengan pariwisata akan tampil di urutan teratas.

Pengunjung Luar Negeri
Untunglah, hal ini segera diatasi dengan mengganti tampilan yang semula hanya berupa grafis menjadi aplikasi web Mambo yang berbasis Content Management System (CMS). Meskipun begitu, untuk versi berbahasa Inggris masih belum ikut berubah. Padahal mendatangkan tamu dari luar negeri merupakan sasaran utama kegiatan ini. Sudah seharusnya, halaman bahasa Inggris juga dikelola dengan serius.
Penentuan nama domain juga perlu disesuaikan agar mudah diingat. Meskipun bagi netter lokal nama situs semarangpesonaasia.com mudah diingat, tidak demikian dengan netter mancanegara. Perlu dipikirkan penggunaan nama domain yang lebih familiar bagi tamu luar negeri, misalkan beautysemarang.com, semarang-city.com, atau bahkan menggunakan domain lokal seperti semarangbeauty.web.id, asiabeauty.web.id, dan sejenisnya.
Selain itu, situs www.bangkok.com/nightlife-cultural-treat/ dan www.thaipuppet.com dapat dijadikan referensi untuk pemasaran pertunjukan seni bagi pengunjung luar negeri yang berminat memesan dari sekarang. Contoh tersebut dapat diimplementasikan dalam ide walikota untuk menghidupkan kembali pertunjukan wayang orang Ngesti Pandawa atau sejenisnya secara profesional sebagai bagian dari program SPA.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah tampilan informasi yang transparan, terkait dengan harga sewa hotel, rute perjalanan menuju ke lokasi kegiatan, moda transportasi yang dapat digunakan, dan informasi paket tur dari berbagai agen tur. Dengan informasi yang lengkap, seperti dapat dilihat dalam bangkok-city.com dan bangkoksite.com, akan dapat mendukung aktivitas pemasaran yang telah dikemas secara menarik di dalam paket SPA atau paket pariwisata sejenis lainnya.