13 July 2010

Cegah Situs Panas

(Suara Merdeka Minggu – Rubrik Konek 4 Juli 2010)
Video dengan pelaku mirip artis yang beredar akhir-akhir ini sungguh mengkhawatirkan. Sosoknya yang artis dan dipuja banyak orang, membuat banyak orang tertarik melihatnya, tak terkecuali anak-anak.

pornografi01Kerugian terbesar yang terjadi, anak-anak menjadi korban dari beredarnya video tersebut. Bukan saja mereka menonton adegan yang tidak semestinya, tetapi juga berpotensi menjadi peniru atau bahkan korban kekerasan seksual.

Ada ataupun tidak ada video mirip artis yang beredar saat ini, sudah seharusnya kita melindungi anak-anak dari bahaya pornografi. Internet yang umumnya menjadi sumber peredaran pornografi sudah seharusnya diwaspadai. Komputer-komputer yang digunakan untuk akses internet harus diatur agar sehat penggunaannya.
Kita tidak harus mengundang ahli atau menjadi seorang ahli untuk bisa memproteksi komputer dari bahaya pornografi. Saat ini telah tersedia berbagai kontrol yang siap digunakan dan diperbarui secara rutin untuk meminimalkan bahaya pornografi melalui internet.
PT. Telkom Indonesia beberapa waktu yang lalu telah meluncurkan DNS Nawala untuk proteksi pornografi di internet atas prakarsa AWARI (Asosiasi Warnet Indonesia). DNS atau Domain Name System sejatinya digunakan untuk daftar alamat-alamat yang bisa diakses di internet. Apabila DNS tersebut diatur untuk filter alamat-alamat yang diduga mengandung pornografi, maka alamat tersebut tidak bisa diakses.

Pengaturan

pornografi02Untuk bisa menggunakan DNS Nawala, terdapat dua cara namun sangat mudah. Yang pertama, kita bisa menggunakan DNS tersebut di dalam modem router yang digunakan untuk koneksi internet. Cara yang kedua, kita bisa mengaturnya di dalam komputer masing-masing yang digunakan untuk internet.

Untuk cara pertama, umumnya modem router bisa diakses di alamat 192.168.1.1. Jika tidak bisa, maka lihatlah manual modem router yang dimiliki. Alternatif lain, menanyakan alamat akses modem router ke penyedia modem router. Umumnya modem router merupakan paket dari penyedia jasa internet.
Di dalam modem router terdapat beberapa menu yang terkait dengan akses internet. Salah satunya adalah menu pengaturan DNS. Masukkan isian DNS yang pertama dengan 180.131.144.144 dan yang kedua dengan 180.131.145.145. Setelah itu, simpan dan reboot modem router agar pengaturan tersebut bisa digunakan secara permanen.

pornografi03Sedangkan untuk cara yang kedua, klik kanan ikon My Network Places di dalam desktop dan pilih menu Properties. Di dalam jendela Network Connection, klik kanan ikon untuk akses internet. Jika kita menggunakan jaringan lokal atau modem router untuk koneksi internet, klik kanan ikon Local Area Connection.

Kemudian geserlah pilihan koneksi yang ada ke bagian paling bawah, yaitu Internet Protocol (TCP/IP) dan tekan tombol Properties. Aktifkan pengisian DNS dengan menekan opsi “Use the following DNS server addresses”. Kemudian kotak isian Preffered DNS Server dan Alternate DNS Server dengan 180.131.144.144 dan 180.131.145.145. Selanjutnya tutup dengan tombol OK untuk menyimpan pengaturan tersebut.

Konten Judi
Setelah pengaturan tersebut, akses terhadap konten pornografi akan menghasilkan pesan “Situs yang anda buka tidak bisa diakses melalui jaringan ini”. Selain pornografi, konten judi juga tidak bisa diakses melalui DNS Nawala. Bahkan kita akan diuntungkan dengan fitur pencegahan bahaya Phising (penyamaran alamat) dan Malware (program penyusup) yang sekarang ini banyak tersebar di internet.
Apabila konten pornografi lolos terakses, kita bisa menambah masukan ke info@nawala.org atau dns.awari@gmail.com. Dengan begitu, tim pengelola akan bisa memperbarui alamat-alamat yang seharusnya tidak bisa diakses.
Selain DNS Nawala, kita juga bisa menggunakan layanan sejenis dari OpenDNS dengan pilihan Parental Controls yang bisa diatur sendiri (customize). Penggunaan OpenDNS untuk kepentingan tersebut dapat ditemukan di http://www.opendns.com/solutions/household/parental. (Ridwan Sanjaya, dosen Unika Sogijapranata)

Referensi Buku yang bisa dibaca lebih lanjut:
parenting

Parenting untuk Pornografi di Internet

Internet merupakan sumber ilmu yang sangat besar dan telah diyakini manfaatnya. Melalui internet, seseorang bisa mengetahui berbagai hal dalam waktu yang singkat. Melalui jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter, seseorang dapat menemukan teman-teman yang jauh atau sudah lama tidak bertemu. Manfaat yang besar ini membuat pengguna internet semakin meningkat. Berbagai lapisan masyarakat dari berbagai usia menjadi masyarakat dunia maya yang semakin membesar tersebut. Namun, di balik manfaat yang besar tersebut, juga tersimpan potensi bahaya yang cukup besar. Salah satunya bahaya pornografi. Bukan saja berupa konten pornografi, tetapi juga jebakan-jebakan pornografi dari pengguna dewasa. Bagi buah hati Anda, bahaya ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Bukan hanya pendekatan dari sisi teknologi saja yang perlu dilakukan dalam mencegah, menangkal, ataupun menangani bahaya tersebut. Perlu juga pendekatan dari sisi psikologi untuk melindungi buah hati Anda dari bahaya pornografi di internet. Di dalam buku ini, kedua pendekatan tersebut dibahas secara komprehensif.
Toko Online yang menyediakan buku ini:

4 komentar:

Ubaid said...

Pak ridwan, saya mengunakan nawala, tapi untuk gambar porno sebagian kok masih ada yang nampak/// bagaimana solusinya???

Ridwan Sanjaya said...

coba kirimkan info lengkapnya ke info@nawala.org atau dns.awari@gmail.com

Ubaid said...

Terima kasih pak Ridwan

ichwana said...

nice post...
please visit http://elektro.unand.ac.id
thanks..

http://doichwana.blogspot.com

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...