Showing posts with label transaksi internet. Show all posts
Showing posts with label transaksi internet. Show all posts

02 September 2014

Keamanan Transaksi Kartu Kredit di Internet

(Suara Merdeka – Halaman Teknologi, Senin 1 September 2014)

Keamanan Transaksi Kartu Kredit di Internet, 01-September-2014[1]

Penggunaan kartu kredit di Indonesia terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Terbukti di dalam statistik Bank Indonesia terlihat adanya penambahan sekitar 1 juta kartu kredit pada setiap tahunnya. Sampai pertengahan tahun 2014, tercatat sejumlah 15 juta kartu kredit telah digunakan oleh masyarakat Indonesia.

Dalam setiap peningkatan jumlahnya, terdapat pengguna-pengguna baru yang pertama kali mempunyai kartu kredit. Selain kegunaan yang umum sebagai alat pembayaran dalam pembelian di toko, pemesanan kamar hotel, cicilan produk dan sejenisnya, terdapat aktivitas transaksi pembayaran melalui internet.

Namun banyak pengguna yang merasakan kekawatiran akan keamanan melakukan transaksi di internet. Selain karena tidak adanya edukasi dari bank penyelenggara kartu kredit bagi para pengguna pemula, banyak informasi negatif di masyarakat mengenai penyalahgunaan kartu kredit di internet.

Tidak heran, banyak masyarakat yang sampai saat ini memilih tidak menggunakan kartu kreditnya untuk bertransaksi di internet. Bahkan ketika terpaksa menggunakan, pengguna kerap dihantui kekhawatiran akan resiko yang banyak diberitakan oleh media massa dan media sosial di internet.

Jika saja informasi yang benar mengenai keamanan transaksi dengan kartu kredit ini, masyarakat pengguna kartu kredit dapat lebih tenang dalam melakukan transaksi di internet. Dengan informasi yang benar, pengguna juga bisa menghindari kemungkinan negatif saat akan melakukan transaksi.

20 April 2012

E-Banking Seharusnya Bisa Tangkal Penipuan di Internet

(Suara Merdeka Minggu – Rubrik Konek 15 April 2012)

BERBAGAI masalah penipuan di internet sudah membuat kerisauan bagi para pelaku bisnis di dalamnya. Bukan hanya merisaukan pembelinya tetapi juga penjual yang benar-benar melakukan transaksi dengan jujur. Peningkatan kasus penipuan dapat menurunkan keper cayaan pembeli dalam melakukan transaksi di internet.

e-bankingMekanisme transaksi di internet saat ini bergantung pada kepercayaan pembeli kepada toko-toko online yang semakin bertambah akhir-akhir ini. Umumnya, konsumen lama telah mempunyai langganan toko-toko tertentu yang sudah dapat dipercaya. Apabila terdapat kebutuhan yang di luar barang dagangan toko langganan, maka mereka baru akan mencari toko lainnya.

Meskipun sudah beberapa kali melakukan pembelian, konsumen seringkali juga tidak bisa mendapatkan toko online yang sama seperti langganannya. Terlebih jika konsumen tersebut baru pertama kali melakukan transaksi pembelian atas barangbarang tertentu. Bukan hanya tidak selalu memahami ciri-ciri penjual yang jujur, tetapi juga harga yang wajar untuk barang-barang tersebut.

Alhasil, banyak konsumen yang tertipu karena harga jual yang murah namun tidak masuk di akal. Di sisi lain, ada juga toko online yang memasang harga jual masuk di akal namun barang tersebut juga tidak pernah sampai ke pembelinya. Trauma pascapembelian bukan hanya membuat pembeli jera melakukan transaksi di internet, tetapi juga menyebarkan word of mouth yang negatif terhadap transaksi di internet.