12 November 2007

Penipuan Lewat Email

(Suara Merdeka Minggu - Rubrik Konek 28 Oktober 2007)

Tidak setiap orang tahan godaan apabila dijanjikan sejumlah dana yang menggiurkan, apalagi jika nilai uang tersebut tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Bayang-bayang pemanfaatan dana tersebut untuk kepentingan usaha, kesehatan, kesejahteraan, atau yang lain sudah terbayang meskipun janji tersebut masih berupa tawaran.

Hal tersebut sering dijumpai pada saat-saat ini melalui surat pos, SMS, atau bahkan e-mail. Untuk dapat mencairkan tawaran tersebut, seseorang harus melakukan berbagai prosedur. Modus yang sering muncul antara lain dengan mengirimkan sejumlah uang untuk pembayaran pajak, administrasi, atau proses hukum, meskipun dana tersebut belum diterima. Apabila logika sudah tidak lagi bermain, tawaran tersebut justru akan menciptakan kesulitan yang besar di kemudian hari.
Di dunia internet, peristiwa ini sudah sering terjadi dengan menggunakan berbagai trik yang dikenal sebagai Nigerian Scam. Disebut sebagai Nigerian Scam karena pada awal tahun 1980 surat-surat penipuan seperti ini berasal dari Nigeria ketika ekonomi di negara tersebut mengalami penurunan. Beberapa mahasiswa di negeri tersebut awalnya mengirimkan surat ini melalui surat pos, faksimil, atau bahkan telex.
Namun semenjak adanya internet yang mempermurah biaya penyebaran informasi, media pengiriman mulai berganti menggunakan e-mail. Pada tahun 2000-an, Nigerian Scam tidak lagi terbatas dari negara Nigeria saja tetapi sudah menyebar sampai negara-negara Afrika lain dan Eropa Timur. Saat ini, jenis penipuan melalui e-mail ini bahkan sudah ditiru di berbagai banyak negara.
Bahkan konten e-mail yang muncul juga semakin bervariasi, antara lain berisi tawaran warisan yang tidak bisa diproses karena kekurangan dana untuk proses hukum, mantan narapidana yang kebingungan menanamkan dana di luar negeri dari hasil kejahatannya, memenangkan undian atau lotere, dan masih banyak lagi.
Dengan nilai yang cukup mencengangkan dan bahkan menggunakan mata uang asing, seringkali membuat logika seseorang tidak lagi dapat berjalan. Sudah banyak korban di luar negeri yang berjatuhan karena berusaha memenuhi tawaran e-mail sejenis Nigerian Scam. Variasi Nigerian Scam dari Indonesia bukan tidak mungkin akan masuk ke dalam e-mail Anda dengan tawaran yang berbeda.

Pencegahan
Langkah preventif lebih baik dilakukan agar Anda tidak terjebak dengan e-mail sejenis ini karena biasanya janji-janji melalui e-mail tersebut dikemas dalam bentuk tawaran transaksi keuangan yang menggiurkan. Beberapa tips berikut ini mungkin dapat menghindarkan kita dari penipuan melalui e-mail.
Yang pertama, jangan membuat kesepakatan transaksi keuangan dengan orang yang tidak Anda kenal. Seringkali perkenalan melalui e-mail, situs pertemanan, atau chating membuat Anda merasa sudah mengenal dekat meskipun belum bertemu secara fisik. Kedekatan tersebut tidak cukup menjamin amannya transaksi yang Anda lakukan.
Kedua, pastikan selalu meminta dan melihat keaslian dokumen yang mendukung transaksi tersebut. Tanpa adanya dokumen yang sah, sebaiknya jangan melakukan transaksi keuangan terlebih dahulu. Pastikan semua dokuman sudah tersedia sebelum dana dikirim ke orang yang dimaksudkan.
Ketiga, pastikan latar belakang orang yang memberikan penawaran bisnis melalui e-mail tersebut. Dan keempat, tanyakan kepada diri sendiri kemungkinan dana tersebut kembali dan kemungkinan terburuk yang Anda bisa terima. Sedangkan yang kelima, jangan pernah membayarkan uang sepeserpun untuk dana awal layanan untuk pengurusan dokumen, pajak, dan lain sebagainya.
Keenam, jangan pernah mau ditekan untuk cepat-cepat membuat keputusan transaksi keuangan atau pengiriman sejumlah dana. Kecurigaan perlu Anda pertebal ketika seseorang meminta Anda melakukan transaksi secepatnya karena ancaman atau bujukan akan tidak adanya lagi kesempatan di masa mendatang.
Jika Anda memang ingin memberikan respon kepada pengirim e-mail, pastikan resiko keuangan yang ditimbulkan akan kecil. Namun, seringkali bayangan sejumlah dana kejutan dari tawaran tersebut perlu dihilangkan dari benak Anda daripada menyesal di kemudian hari karena kehilangan dana yang tidak sedikit.

Teknik Lain
Selain berupa tawaran keuangan, e-mail dengan jenis ini juga seringkali berbentuk surat yang mengetuk hati pembacanya. Apabila ditelusuri, peristiwa yang diceritakan di dalam e-mail tersebut seringkali tidak pernah terjadi dan merupakan e-mail spam yang dikirim beberapa tahun yang lalu.
Konten e-mail yang dimunculkan berupa cerita seorang ibu yang anaknya yang terkena kanker darah dan membutuhkan transfer dana dalam jumlah besar, pelancong yang kehilangan uang di luar negeri dan meminta transfer uang segera agar ia bisa kembali ke negeri asalnya, atau bahkan menggunakan salah satu alamat e-mail milik teman Anda untuk meminta bantuan pinjaman karena kasus tertentu.
Untuk e-mail jenis ini, butuh kebijaksanaan masing-masing yang lebih mendalam. Jika memang terdapat keinginan untuk membantu, pastikan terlebih dahulu bahwa e-mail tersebut memang berasal dari orang yang membutuhkan pertolongan tersebut. Anda dapat menggunakan mesin pencari seperti Google untuk memeriksa e-mail tersebut tergolong spam atau tidak.
Apabila e-mail tersebut Anda kenal, jangan lupa untuk melakukan konfirmasi terlebih dahulu dengan membalas e-mail tersebut atau melakukan kontak langsung sebelum mengirim bantuan yang dimaksudkan. Karena teknik pengiriman e-mail dengan menyamarkan menggunakan alamat e-mail orang lain saat ini cukup mudah dilakukan.
Dan yang perlu diingat, tidak adanya tekanan untuk mengirimkan sejumlah uang tertentu dalam pemberian bantuan tersebut. Sehingga apabila hal tersebut Anda lakukan adalah bentuk kerelaan hati. Apabila tidak digunakan seperti yang ditulis di dalam e-mail, tidak ada perasaan menyesal dalam pengiriman bantuan tersebut.
Yang terpenting, berbagai usaha pencegahan sudah dilakukan sebelumnya. Sehingga cukup kecil kemungkinan bagi Anda untuk terjebak oleh e-mail yang memang bertujuan untuk melakukan penipuan.

22 komentar:

Anonymous said...

Pokoknya Mas Ridwan,mulai hari ini dan selama hidup saya TIDAK AKAN MELAKUKAN TRANSAKSI LEWAT EMAIL ATAU INFO LEWAT HP.SUMPAH.
Ini pengalaman temanku:Dia pasang iklan untuk mengontrakkan rumahnya.Suatu hari ada orang mengaku bernama "Dr.Yunus",Spesialis Penyakit Dalam bekerja di RS "XYZ"(rumah Sakit sangat terkenal di Jakarta.Lalu DR.ML(Maling) Yunus itu tilp lwt Hp ke temanku tadi ,telah kirim uang panjer 20 juta dari total sewa 33 juta setahun.Si MLY tadi minta temanku ngecek di ATM BCA.Karena belum masuk ada suara ke 3 yang mengaku dari Center BCA.Katanya kalau belum terima ini akan dikirim lagi.Lalu temenku dituntun didepan ATM lewat Hp.Ehhh.......lha kok akhirnya koq disuruh transfer.......Gila nih.Mggak mau.Maka ditutuplah Hp tersebut.Alhamdulillah lepas dai jebakan.

ARA (ABDUH, S.E., RINA,S.H., ASTI,S.H.). said...

tindak kjahatan slalu ada dimana-mana, and kajahatan trjadi bila ada niat dari pelaku dan lalu melakukannya, satu pesan kami yi: wasapadalah............................. thdap sgala modus penipuan. Fr:http://hrdknowledgewebblog.blogspot.com

dewi said...

menarik sekalii,

saya baru dapat cerita, kakak saya dpt email yg pada intinya dia akan menerima dana warisan dari seorang wanita yg hidupnya akan meninggal (wanita ini tinggal di luar negeri),,

total warisan yg mencengangkan ini, hanya boleh digunakan utk amal,,

dan kakak saya hanya iseng2 saja, dengan reply,, akhirnya berlanjut dgm korespondensi dgn pihak bank/investment management dan lawyer,,

sejauh ini, kakak saya hanya diminta data diri dan nomor bank (dgn saldo minimnya),

selanjutnya bagaimana saya tak tau, tp sptnya diminta utk advocat/administration fee,,

pernah ada kejadian gini belum ya? saya jd khawatir juga mau kasih warning ke kakak saya,, setau saya sih, sptnya dia tidak akan mau yg ada berbau transfer dana dll,,

thanks yaa,, postingan ini sangat membantu,,

Ridwan Sanjaya said...

kejadian ini banyak sekali, mbak Dewi
saya sendiri sudah pernah mendapat email jenis ini :-)
lebih baik dihindari saja agar tidak menyesal di kemudian hari :-)

salam,
Ridwan

arief said...

e-mail seperti yang disebutkan mas Ridwan persis yang saat ini saya dapatkan. Sampai hari ini saya selalu mendapat e-mail serupa setiap hari antara 2-4 e-mail berisi tentang tawaran dana luar negeri. Beragam alasan mengajak kerja sama. Ada yang alasannya sakit, ditekan oleh pemerintah sehingga tidak bisa mencairkan dana, menang lotere, uangnya nasabah bank yang telah meninggal dan tidak punya ahli waris, mau investasi di Indonesia dst.Jumlahnya juga nggak tanggung-tanggung; mencapai ratusan juta dolar.
Sampai hari ini juga tidak ada satupun yang saya balas. Karena itu tidak masuk akal. Pertama karena saya tidak kenal dan saya anggap sebagai e-mail spam saja. kedua, angka yang ditawarkan tidak realistis.
kebanyakan e-mail dari negara-negara Afrika, negeria, liberia, Australia, Belanda, Inggris, Irak bahkan ada yang dari brunai. Pernah saya melacak e-mail tersebut ke situs mereka. Dan benar, ternyata untuk mencairkan dana-dana tersebut dibutuhkan biaya yang kisarannya sekitar 8 - 10 juta yang harus kita keluarkan terlebih dahulu khususnya untuk pengurusan dokumen-dokumen.
Kalau saya hitung mulai desember 2008sampai saat ini Februari 2009 ada sekitar 70 e-mail berisi hal yang sama.
Hati-hati terhadap penipuan seperti ini.
Gimana Mas, supaya nggak dapat e-mail serupa terus menerus yang jelas mengganggu saya ?.

argo jati said...

hari ini saja saya sudah menghapus 5 e-mail semacam itu ... memang gak masuk akal ...
menang lotere padahal gak pernah masang ....
hadiah gratis padahal "hare gene" siapa yg mau kasih gratis ....
mau meninggal nggak punya ahli waris duitnya mau disumbangin tp nggak bisa cair ... masak duitnya sendiri gak bs diambil .... macem2 deh ...
saranku sih cuekin aja en hapus e-mail itu ...

Anonymous said...

trim ksh mas n mbak yg sudah mengingatkan saya......blog ini sangat bermanfaat....saya br saja dapat email menang lotre dengan hadiah menggiurkan sampai ratusan ribu dollar......trus saya iseng2 bls lwt email n ym......dia langsung minta no rek saya n no hp.....sy blm kasi.....saya mohon saran n masukan teman2....trims

Anonymous said...

sy br saja dpt email tentng mendapatkn hadiah lotre, krn tdk percy sy langsng browsing tentg hal ni takutnya penipuan, alhamdulillah ternyata banyk rekan2 yg sdh pernh mengalami shngg sy tau pa yg hrs d lakukan. thanks

blognya khery said...

Wah memang menggiurkan hadiahnya...., sempat berfikir buat Reply. tapi setelah baca artikel dan komentar dari temen2, mendingan Emailnya langsung aku delet aja....
Thank's infonya.

blognya khery said...

Wah memang menggiurkan hadiahnya...., sempat berfikir buat Reply. tapi setelah baca artikel dan komentar dari temen2, mendingan Emailnya langsung aku delet aja....
Thank's infonya.

Anonymous said...

Mas Ridwan, terima kasih atas info ini. Saya mau sharing, mungkin teman-teman ada yang pernah terima email seperti ini juga ? Mohon balasan dan sarannya.
Dear Sir/madam

My name is Mrs. Linda Chang from Hong Kong I am 63 years old, I am a dying woman who have decided to donate what I have to the poor/churches/ mosque/motherless babies/less privileged/widows.I was diagnosed with Esophageal cancer for about 2 years ago and now i have few months to die according to medical experts. I want you to help me donate from what I have inherited from my late husband to poor/churches/ mosque/motherless babies/less privileged/widows.

I want this to be the good work i do on earth before i die.I have decided to WILL/donate the sum of Nine million US dollars($9,000,000.00) which i have with a bank abroad to you to help the poor/churches/ mosque/motherless babies/less privileged/widows. At the moment I cannot take any telephone calls right now due to the fact that my relatives (That have squandered the funds I gave them for this purpose before) are around me and because of my health status also.

I have adjusted my WILL and my lawyer is aware of it. I wish you all the best and may the good god bless you abundantly for this purpose. Please use the Funds judiciously and always extend the good work to others. 20% of the funds should be taken by you for your effort and time. As soon you get back to me, I shall give you more info on how and what to do to get the funds for the good work.
Thanks and god bless.

Regards,

Mrs. Linda Chang.
lindachang53@hotmail.com

Terima kasih bisa bergabung.

The Little Story said...

Bagaimana dg email ini ? Mohon responnya. Dear Sir/madam

My name is Mrs. Linda Chang from Hong Kong I am 63 years old, I am a dying woman who have decided to donate what I have to the poor/churches/ mosque/motherless babies/less privileged/widows.I was diagnosed with Esophageal cancer for about 2 years ago and now i have few months to die according to medical experts. I want you to help me donate from what I have inherited from my late husband to poor/churches/ mosque/motherless babies/less privileged/widows.

I want this to be the good work i do on earth before i die.I have decided to WILL/donate the sum of Nine million US dollars($9,000,000.00) which i have with a bank abroad to you to help the poor/churches/ mosque/motherless babies/less privileged/widows. At the moment I cannot take any telephone calls right now due to the fact that my relatives (That have squandered the funds I gave them for this purpose before) are around me and because of my health status also.

I have adjusted my WILL and my lawyer is aware of it. I wish you all the best and may the good god bless you abundantly for this purpose. Please use the Funds judiciously and always extend the good work to others. 20% of the funds should be taken by you for your effort and time. As soon you get back to me, I shall give you more info on how and what to do to get the funds for the good work.
Thanks and god bless.

Regards,

Mrs. Linda Chang.
lindachang53@hotmail.com

Ridwan Sanjaya said...

Silahkan diabaikan :)

dewa said...

Hahaha... jadi pengen ketawa, untuk pertama kalinya setelah berpuluh atau mungkin beratus email spam sejenis masuk ke beberapa email gratisan saya, kemarin saya dapat bcc email yg versi indo nya, seperti di bawah ini;

Ria Citra
Sabtu, 28 juni, 2010 01:31
Dari:
"Ria Citra"
Tambahkan Pengirim ke Kontak
Kepada: faiqalfawwas@yahoo.co.id

Dengan Hormat,
Nama saya Ria Citra saya dari Indonesia tetapi menikah dengan Bapak Edmond Wilson seorang Insinyur dari Inggris. Saya menikah dengan Bapak Edmond Wilson pada 10 Oktober 2001 dimana dia bekerja sebagai karyawan kontrak di Subsea, minyak & gas, bahan baker,pengeboran,saluran pipa di singapura pada tahun 2001 sampai kontraknya selesai pada tahun 2004 & kami tinggal bersama dinegaranya di Inggris sebagai suami istri bersama satu-satunya anak perempuan kami, pada 26 April 2008 suami saya Bapak Edmond Wilson,anak perempuan saya dan saya baru kembali dari pantai dimana mobil kami mengalami pecah ban & menabrak pilar sehingga kemudi setir melukai dada suami saya dia meniggal sebelum sampai ke rumah sakit,Tuhan melindungi saya & anak perempuan saya.

Setelah suami saya dimakamkan pada 10 Juli 2008 keluarganya datang dengan masalah-masalah mengenai properti suami saya., mereka semua mengklaim bahwa saya tidak menikah dengan Bapak Edwond Wilson secara resmi, selain itu saya harus menyerahkan semua rumah properti kepada mereka termasuk informasi rekening bank. Sejak Agustus kami pergi ke pengadilan untuk menyelesaikan masalah ini bersama pengacara suami saya yang membantu saya mengatasi masalah ini. Sejak itu tidak ada sesuatu pun yang didapat.


Suami saya memiliki sejumlah uang sebesar $4,600,000 US dollars yang disimpannya INTERNATIONAL SECURITY NATIONAL RESILIENCE LONDON (ISNR) Reed MIDEM Walmar House 296 Regent Street London W1B 3AB UK . England United Kingdom as family treasure . Sebelum suami saya meninggal tidak satu pun keluarganya mengetahui hal ini, hanya saya & pangacara kami yang tahu bahwa suami saya memiliki sejumlah uang pada perusahaan keamanan INTERNATIONAL SECURITY NATIONAL RESILIENCE LONDON saya.


Saya memutuskan untuk menyerahkan semua rumah property kepada keluarga suami saya dan mengambil uangnya dan kembali ke Negara saya di Indonesia bersama anak perempuan saya untuk memulai hidup baru. Berkenaan dengan penelitian saya mengenai uang pada perusahaan keamanan suami saya ternyata tanpa ada ahli waris. Inilah yang menjadi alasan saya untuk mencari orang yang dapat dipercaya untuk membantu sebagai ahli waris dari almarhum suami saya Bapak Edmond Wilson dan mendapatkan kotak yang ada pada perusahaan keamanan. Dari awal saya sampaikan bahwa transaksi ini 100% bebas & tidak beresiko.

Saya akan memberikan semua informasi penting yang diperlukan untuk mengklaim uang ini,saya berharap pada Tuhan Anda tidak akan mengecewakan saya baik sekarang dan masa yang akan datang.


SAYA MENGHUBUNGI ANDA BAHWA ANDA TIDAK AKAN SEKALIPUN MENGECEWAKAN SAYA DENGAN MENGAMBIL UANG TERSEBUT UNTUK MENJADI MILIK ANDA. SAYA AKAN MEMBERIKAN SEMUA INFORMASI YANG DIPERLUKAN UNTUK MENGKLAIM UANG INI. TOLONG JAGA INI SEBAGAI KEPERCAYAAN YANG DIBERIKAN KEPADA ANDA.

Notice:
Bila Anda memang berniat mempercayai saya dan membantu saya mohon kontak saya:RIACITRA70@HOTMAIL.COM,Dan bila anda menganggap bahwa anda tidak mempercayai saya dan tidak memiliki kapasitas membantu,
Silakan hapus saja e-mail ini.

Salam Kenal,
Ria Citra

Okti Shanti said...

aku juga dapet email serupa tapi beda nama pengirim...sayang emailnya yang pertama dah ke delete. Intinya dia cerita tentang kehidupan rumah tangganya dan katanya mau cerai...so ..mau melarikan harta ...

aku tau ini modus penipuan...aku coba iseng2 kubalas dengan...

"apa yang bisa saya lakukan untuk membantu anda?...."
hohooo mungkin penipu itu merasa dapet angin seger kali yeeee

Okti Shanti said...

dan balasan pun meluncur dengan kalimat2 sangat sopan....
-------------------------------
Selamat Siang Saudara ku
Maaf atas keterlambatan membalas email dari anda,
Saya sangat senang sekali dengan mengenal anda dan saya berharap bisa bertemu anda secepatnya.
maafkan kelancangan saya,atas e-mail yang saya kirimkan ke anda. saya melihat id anda di internet dan saya sangat berharap anda bisa membantu saya dan bekerja sama dengan saya perihal perihal permasalahan saya dengan suami saya.
Alasan saya meminta tolong dari anda dan memupuk tali persaudaraan antara sesama,saya tidak mempunyai sanak saudara di jakarta. saya adalah yatim piatu tanpa adik atau kakak. keluarga saya terkena bencana alam gempa di yogyakarta bantul tepatnya,dan disaat itu posisi saya sudah menikah dengan suami saya dan bertempat tinggal di uk.
Saya sangat sedih sekali dengan situasi ini,saya tidak mempunyai sanak saudara ditempat saya dilahirkan. dan tidak ada yang akan membantu saya disaat saya sedang kesusahan.
Maaf atas kelancangan saya,dan saya sangat berharap besar sekali anda bisa membantu saya dan bisa saya percaya.
jikalau berkenan anda bersedia membantu saya dan berkerja sama dengan saya,saya sangat senang dan bahagia sekali.
saya harap anda bisa memberikan data detaild anda dan informasi yg akan dibutuhkan untuk proses pengiriman dana ke indonesia.
Terima kasih atas waktu dan kesempatan anda untuk membantu saya.
dan apa bila anda tidak berkenan saya mohon maaf atas terganggunya anda dengan email saya ini,tolong diabaikan.
Terima Kasih
Hormat Saya
------------------------------

oh iya pengirim nya....
Susilowati Edward Mrs Indri

Okti Shanti said...

penipu minta data detail saya...uhhhhggg jangan harap...tapi saya masih mau ISENG akhir nya saya minta balik data dia.....dan jreng2

dia email, passport nya...name tag nya...dan 1 dokumen lagi..kayak KTP gitu...

waduh2...nih mbak penipu rajin juga ya...

lutfy said...

brusan q jg dpt email kyk gitu . dia ngakunya janda kaya yang mengidap kanker dan stroke dari ghana.dia juga g punya keturunan,n g da kluarga nya yang mau ngurusin dia.karena beda agama.trus akhirnya ni penipu kepengen nyumbangin warisannya untuk kepentingan amal. pke bawa - bawa agama...

Dhank said...

saya dapet email yang mengatakan yatimpitu dan hidup dicam, secara iseng saya trus repley, di mempunyai warisan $4,2m dan dia minta bantuan saya untuk menjdi anak angkat aku, dan aku suruh mentrasnfer $600 untuk biaya pengurusan dokumen. bagaimana menurut mas ridwan ...? mohon sarannya
kirinkan ke email saya dadangs18@gmail.com. trima kasih

Ridwan Sanjaya said...

Untuk semua tawaran yang ujung-ujungnya minta untuk ditransfer, lebih baik diabaikan saja. Jika Anda tidak ingin menerima email2 seperti itu, masukkan saja ke daftar Spam di dalam layanan email.

Nur hadi said...

Sy juga dapat demikian mas, bedanya sy dikirimi hasil cetak scan deposit sambil menelepon sy, setelah sy baca artikel ini sy mulai ragu mas, apa lg dy minta foto keluarga sy. Bgmana ini mas?

Ridwan Sanjaya said...

@Nur hadi: hadiah yang tidak masuk akal seringkali menggiurkan, Mas. Tapi sebaiknya kalau bukan dari Tuhan (tidak pakai minta foto, scan ini itu, ke ATM, transfer, dll), diabaikan saja.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...