04 May 2012

Jangan Pernah Bugil di Depan Kamera

(Suara Merdeka – Teknologi 30 April 2012)

KASUS video porno mirip anggota DPR baru-baru ini, tampaknya menunjukkan bahwa sebagian masyarakat kita sepertinya tidak jera untuk membuat dokumentasi yang sifatnya sangat pribadi. Padahal kasus video porno pemusik muda yang sempat heboh beberapa tahun yang lalu menunjukkan bahwa begitu mudahnya dokumentasi digital tersebut berpindah tangan.

digital-camera Bukan saja karena terdapat orang dekat kita yang bisa diam-diam menyalinnya, tetapi juga karena banyak hal yang mungkin terjadi di media penyimpanan yang kita miliki. Sebagai contoh adalah kejadian umum yang sering dialami, yaitu gadget yang berisi rekaman video tersebut hilang atau dicuri. Pemilik gadget yang baru, bisa saja menemukan dan menyebarkan video atau foto kepada teman-teman dekatnya. Cepat atau lambat, rekaman yang seharusnya merupakan properti pribadi segera menjadi milik publik.

Contoh lain adalah kejadian yang paling mungkin terjadi, yaitu suatu saat laptop tempat penyimpanan rekaman tersebut mengalami kerusakan karena virus atau kerusakan perangkat keras. Hal tersebut umumnya mengharuskan kita untuk memperbaikinya di toko atau seseorang yang ahli dalam perbaikan. Ketika orang yang memperbaiki tersebut kemudian menemukan file-file rekaman tadi, maka kepemilikannya sangat mungkin akan segera menjadi milik bersama.

Kita bisa saja bersikeras merasa telah menghapus rekaman-rekaman pribadinya sebelum menjual gadget atau laptopnya. Namun sangat besar kemungkinan file tersebut bisa muncul kembali dan beredar di masyarakat. Karena sejatinya, file-file tersebut tidak hilang secara fisik, sehingga dapat dipulihkan kembali melalui perangkat lunak tertentu.

20 April 2012

E-Banking Seharusnya Bisa Tangkal Penipuan di Internet

(Suara Merdeka Minggu – Rubrik Konek 15 April 2012)

BERBAGAI masalah penipuan di internet sudah membuat kerisauan bagi para pelaku bisnis di dalamnya. Bukan hanya merisaukan pembelinya tetapi juga penjual yang benar-benar melakukan transaksi dengan jujur. Peningkatan kasus penipuan dapat menurunkan keper cayaan pembeli dalam melakukan transaksi di internet.

e-bankingMekanisme transaksi di internet saat ini bergantung pada kepercayaan pembeli kepada toko-toko online yang semakin bertambah akhir-akhir ini. Umumnya, konsumen lama telah mempunyai langganan toko-toko tertentu yang sudah dapat dipercaya. Apabila terdapat kebutuhan yang di luar barang dagangan toko langganan, maka mereka baru akan mencari toko lainnya.

Meskipun sudah beberapa kali melakukan pembelian, konsumen seringkali juga tidak bisa mendapatkan toko online yang sama seperti langganannya. Terlebih jika konsumen tersebut baru pertama kali melakukan transaksi pembelian atas barangbarang tertentu. Bukan hanya tidak selalu memahami ciri-ciri penjual yang jujur, tetapi juga harga yang wajar untuk barang-barang tersebut.

Alhasil, banyak konsumen yang tertipu karena harga jual yang murah namun tidak masuk di akal. Di sisi lain, ada juga toko online yang memasang harga jual masuk di akal namun barang tersebut juga tidak pernah sampai ke pembelinya. Trauma pascapembelian bukan hanya membuat pembeli jera melakukan transaksi di internet, tetapi juga menyebarkan word of mouth yang negatif terhadap transaksi di internet.

14 April 2012

Perlunya Dukungan "Netters"

(Suara Merdeka – Wacana Lokal 9 April 2012)

Perlunya Dukungan Netters

KEHADIRAN wisatawan nusantara dan mancanegara mempunyai pengaruh cukup besar terhadap kesuksesan pariwisata di suatu daerah. Agar mereka tertarik berkunjung ke lokasi yang ditawarkan, pengelola harus menyediakan informasi yang komprehensif. Bukan hanya menawarkan hal-hal menarik melainkan juga informasi akses menuju lokasi, moda transportasi, akomodasi, dan pendukungnya. Kondisi di sekitar ataupun menuju lokasi juga menjadi bahan pertimbangan yang menentukan. Makin lengkap wisatawan memperoleh informasi, makin tinggi keyakinan dan kepastiannya untuk mengunjungi lokasi itu. Sebaliknya, informasi yang tidak lengkap akan mengurangi potensi jumlah pengunjung yang seharusnya bisa didulang oleh lokasi wisata.

Tidak cukup hanya mengandalkan brosur yang dimiliki pengelola lokasi. Apalagi brosur itu umumnya hanya bisa diperoleh ketika wisatawan mengunjungi lokasi itu atau jika agen pengelola wisata men diakannya. Selain itu, isinya lebih didominasi informasi lokasi wisata itu, bukan akses menuju lokasi ataupun informasi pendukung lainnya. Hanya bila yang dijelaskan terlalu banyak, hal itu menambah biaya karena tebalnya informasi.

Firefox 11 Rebut Tahta Chrome

(Suara Merdeka Minggu – Rubrik Konek 1 April 2012)

chrome-vs-firefox

CHROME, web browser besutan raksasa internet Google, sudah banyak digunakan oleh pengguna internet di Indonesia dua tahun terakhir ini. Testimoni mengenai kecepatan dan ringannya penggunaan Google Chrome telah menjadi senjata pemasaran yang ampuh dalam memengaruhi penggunaan perangkat lunak tersebut.

Tak heran, dalam waktu yang tidak terlalu lama, sejak kemunculannya pada 2008, persentase pengguna Google Chrome mengalami peningkatan yang luar biasa. Dalam usianya yang baru tiga tahun, pengguna web browser ini dilaporkan telah mencapai 18 persen.

Kesederhanaan dan kecepatan akses Google Chrome umumnya telah banyak memengaruhi keputusan pengguna internet untuk berpindah dari web browser yang digunakan sebelumnya. Meskipun belum mendominasi dari sisi jumlah, penggunanya rata-rata adalah pengguna aktif internet.

Karakteristik ini hampir sama dengan pengguna Mozilla Firefox. Sedangkan dominasi Internet Explorer (IE) lebih banyak diuntungkan karena merupakan perangkat lunak bawaan pada saat instalasi sistem operasi Windows.

27 December 2011

Peluang Besar Industri Games

(Suara Merdeka Minggu – Rubrik Konek 18 Desember 2011)
Peluang Besar Industri Games
Sampai saat ini cukup banyak dari kita melihat Game hanya sebatas program pengisi waktu di kala suntuk, menunggu antrian, atau mengisi waktu luang. Sehingga kesan yang muncul, Game bukanlah sesuatu yang serius apalagi bisa dijadikan sebagai masa depan.
Padahal ada peluang yang besar di dalam industri kreatif Game tanah air. Bukan hanya dari sisi pasokan karena jumlah industri Game yang masih sedikit di tanah air, tetapi juga dari sisi permintaan karena kebutuhan akan Game-Game baru yang tak pernah berhenti dan terus berkembang.
Hal tersebut yang juga membuat perusahaan Game global dari Prancis, GameLoft, tertarik menanamkan modalnya di Indonesia. Mereka bahkan mengakui kebutuhan akan tenaga programmer dan animasi di bidang Game masih cukup tinggi, guna memenuhi permintaan pasar Game dunia yang kian berkembang.
Program-program permainan yang akan dihasilkan masih banyak, namun sumber daya manusia yang fokus di bidang tersebut masih terbatas. Sementara kebutuhan produk-produk hasil industri kreatif ini makin tak terbendung karena potensi keuntungan finansial yang semakin besar.
Jika melihat dari jumlah industri Game di tanah air yang masih sedikit, maka besar harapan dan peluang bagi lulusan-lulusan di bidang Teknologi Informasi (TI) untuk bisa ikut mengisi kebutuhan di dalamnya, baik sebagai tenaga ahli maupun wirausaha di bidang Game.

Video on Demand, Bebas Memilih Tontonan

(Suara Merdeka Minggu – Rubrik Konek 30 Oktober 2011)

Anda ingin menonton film favorit meskipun tidak ada jadwal tayangnya? Menonton film romantis pilihan saat bersama pasangan? Atau menayangkan film humor ketika jenuh dengan rutinitas?

101509d Jika ya, maka Video on Demand (VOD) adalah jawabannya. Karena VOD memberikan kebebasan bagi pemirsa untuk memilih sendiri tontonan video yang ingin dilihat tanpa tergantung oleh jadwal tayang di televisi saat itu.

Namun VOD sebetulnya bukanlah hal yang baru. Bahkan dari sisi istilah, banyak dari kita yang sudah bisa menebak bahwa Video on Demand merupakan sistem yang akan menyajikan tayangan video sesuai dengan permintaan (demand) pemirsa. Layanan ini telah berkembang pesat di beberapa negara Asia, Eropa, sampai dengan Amerika.

Meskipun perkembangan layanan VOD di Indonesia tidak terlalu cepat, layanan ini sudah bisa Anda temukan ketika bepergian menggunakan salah satu maskapai penerbangan nasional, menonton tayangan sepakbola pilihan di salah satu TV kabel, dan layanan dari AHA My TV yang baru-baru ini diluncurkan oleh Bakrie Connectivity.

Dalam layanan tersebut, kebebasan merupakan nilai lebihnya. Pemirsa diberikan kebebasan dalam memilih sendiri, memesan, dan menonton tayangan video yang diinginkan melalui perangkat televisi, ponsel, ataupun komputer. Bahkan melalui teknologi 3G yang makin meluas saat ini, video yang diinginkan dapat ditonton dimanapun Anda berada.