SEJAK pandemi Covid-19 menyerang Indonesia, berbagai aktivitas masyarakat terpaksa berhenti. Wayang Orang Ngesti Pandawa yang biasanya tampil setiap Sabtu jam 20.00 di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) menghibur masyarakat Semarang dan sekitarnya akhirnya juga memutuskan untuk berhenti, mengikuti Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah tanggal 14 Maret 2020 tentang Peningkatan Status Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan Infeksi COVID di Jateng.
11 May 2020
Bisa Manggung di Media Sosial
SEJAK pandemi Covid-19 menyerang Indonesia, berbagai aktivitas masyarakat terpaksa berhenti. Wayang Orang Ngesti Pandawa yang biasanya tampil setiap Sabtu jam 20.00 di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) menghibur masyarakat Semarang dan sekitarnya akhirnya juga memutuskan untuk berhenti, mengikuti Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah tanggal 14 Maret 2020 tentang Peningkatan Status Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan Infeksi COVID di Jateng.
03 April 2020
Normalitas Baru Pembelajaran Daring
Oleh: Prof. Dr. F. Ridwan Sanjaya, MS.IEC, Rektor dan Guru Besar Sistem Informasi Unika Soegijapranata
02 April 2020
Kuliah Daring, Jangan Repot
14 December 2019
Ketika Gelar Tidak Menjamin
10 September 2019
Lulusan PT dan Pencerahan Kedua
10 August 2019
Keterlibatan Sinergis
(Suara Merdeka, Wacana Nasional 5 Agustus 2019)
MESKIPUN dilahirkan 37 tahun lalu, Unika Soegijapranata pernah mengalami transformasi dari Unika Atmajaya Cabang Semarang pada 1964 menjadi Institut Teknologi Katolik Semarang (ITKS) pada 1973, dan akhirnya menjadi kampus dengan nama saat ini pada 1982. Penggunaan nama Soegijapranata diambil dari nama tokoh dan pahlawan nasional yang menjadi Uskup Agung Semarang dan dimakamkan di Semarang.
Melalui sosok Mgr Albertus Soegijapranata SJ yang menjadi patron pelindung universitas, civitas academica Unika Soegijapranata mendapatkan kesempatan untuk belajar nilai-nilai kebangsaan, kemanusiaan, integritas, pluralisme, dan multikultural. Nilai-nilai tersebut kini menjadi ciri khas yang kuat dalam kehidupan, proses pembelajaran, dan pergaulan di Unika Soegijapranata.
Motto Talenta pro patria et humanitate yang dimiliki oleh kampus yang bersumber pada pesan Mgr Soegijapranata yang berbunyi bakat pemberian Allah jangan hanya kau sembunyikan, persembahkan seluruhnya kepada nusa, bangsa, dan negara menjadi spirit universitas dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi ataupun berbagai aktivitas di dalam masyarakat.
Dalam rangkaian internalisasi nilai-nilai Mgr Soegijapranata, Unika menetapkan tema karya Keterlibatan Sinergis pada satu tahun menjelang usianya yang ke-37. Keterlibatan sinergis ini mempunyai makna setiap orang terlibat secara aktif dan menjadi bagian yang penting dalam setiap langkah bersama, bukan hanya ikut-ikutan atau sekadar mengikuti langkah yang lain. Kesadaran untuk terlibat secara sinergis diharapkan menghasilkan dampak yang lebih besar di masyarakat.






