20 January 2011

Ketika Jalur Internet BlackBerry Terancam Ditutup

(Suara Merdeka Minggu – Rubrik Konek 16 Januari 2011)

Bagi 45 juta pengguna internet di Indonesia dan 237 juta rakyat Indonesia, ancaman Menkominfo untuk menutup akses internet di BlackBerry tentunya tidak akan segalau dua juta lebih pengguna BlackBerry di Indonesia. Apalagi harga cabe dan beberapa bahan pokok di pasaran cenderung naik saat ini.

BlackBerry-di-tangan Namun dua juta orang pengguna BlackBerry inilah yang termasuk pengguna internet paling aktif di Indonesia. Setiap saat dan setiap waktu mereka dapat menerima informasi dan menciptakan komunikasi dengan masyarakat internet lainnya. Karena dunia internet hanyalah sejauh genggamannya saja.

Sehingga tak heran informasi benar dan informasi bohong (hoax) mengenai penutupan BlackBerry juga beredar dengan mudah dan tentunya menimbulkan reaksi yang cepat pula. Melalui BlackBerry Messenger (BBM), ratusan bahkan jutaan pengguna gadget ini bisa dihimpun untuk memberikan masukan ke Tifatul Sembiring melalui akun Twitternya.

Dampak pada Pengguna

Sebetulnya permasalahan yang terjadi tidaklah serumit yang dibayangkan. Sebab yang diancam untuk ditutup oleh Menkominfo adalah akses browsing melalui jalur BlackBerry, bukan semua layanan BlackBerry.

Namun dampaknya memang cukup merepotkan. Terutama bagi mereka yang sering mengakses internet melalui ponsel BlackBerry.

03 January 2011

2010, Media Sosial Makin Diperhitungkan

Tampaknya gegap gempita media sosial sangat berdampak bagi pengguna internet di Indonesia di tahun 2010. Jika pada masa yang lalu Indonesia selalu menjadi sorotan karena banyaknya kasus hitam dalam transaksi online, kini tampaknya fokus tersebut mulai bergeser pada aktivitas para penggunanya di dunia maya.

facebook stat Bagi yang mengikuti perkembangan Facebook dari awal sampai saat ini pasti terkagum-kagum dengan kedahsyatan pengaruh jejaring sosial ini di dalam masyarakat. Bukan hanya dari sisi jumlah pengguna yang meningkat tajam, tetapi juga perubahan gaya hidup dari masyarakat penggunanya.

Jika pada awal 2010, jumlah pengguna Facebook di Indonesia hanya berkisar 1 juta orang saja. Sampai dengan akhir tahun ini, jumlah penggunanya telah melebihi 32 juta orang. Dengan jumlah tersebut, Indonesia menempati posisi kedua di tingkat dunia. Tak heran jika di dalam peta dunia buatan Facebook, pulau-pulau Indonesia tampak bersinar terang.

28 December 2010

Seminar Nasional Internet Sehat

Seminar Nasional Internet SehatDua bulan yang lalu, tepatnya pada tanggal 9 Oktober 2010, PT. Telkom Divisi Regional IV Jawa Tengah mengundang untuk menjadi pembicara di Seminar Nasional Internet Sehat. Ibu Tifatul Sembiring (istri Menkominfo, pembina Yayasan Keluarga Kreatif Indonesia) dijadwalkan juga hadir dalam acara tersebut. Namun batal karena berbenturan acara kenegaraan pada waktu yang sama.
Meskipun begitu, hal ini tidak mengurangi kemeriahan seminar nasional yang dihadiri oleh Bapak/Ibu guru, aktivis organisasi, dan beberapa mitra Telkom. Luar biasa… seluruh kursi di dalam ruang seminar terisi bahkan ada beberapa yang berdiri di pintu luar (foto ada di akhir artikel ini).

25 September 2010

Portal untuk UKM

(Suara Merdeka Minggu – Rubrik Konek 19 September 2010)

Mempercayai internet sebagai media dalam pemasaran dan penjualan adalah hal yang sulit pada awal Milenium yang lalu. Apalagi pada saat itu banyak terjadi kisah kejatuhan perusahaan dot com. Namun jika Anda melihat pada tahun-tahun terakhir ini, kepercayaan terhadap internet sebagai media bisnis yang handal tampaknya mulai bangkit.

UKM-Sentral Kondisi bisnis berbasis internet saat ini bisa dikatakan jauh berbeda dengan kondisi pada saat kejatuhan bisnis dot com menjelang tahun 2000. Infrastruktur yang lebih lengkap, terjangkaunya biaya penggunaan teknologi, mulai meratanya edukasi atas teknologi informasi pada masyarakat, dan peningkatan kebutuhan akan hubungan bisnis yang lebih luas, menjadi faktor-faktor pendukung dalam bisnis online sekarang ini.
Banyak usaha-usaha kecil dan menengah yang mulai menggunakan berbagai media di internet untuk memasarkan dan menjual produk-produknya. Media yang mulai marak digunakan antara lain Blog, Facebook, Twitter, Youtube, dan masih banyak lagi.
Semua media tersebut bisa dihubungkan satu sama lain. Sehingga gabungan media-media tersebut telah menjadikan internet sebagai kekuatan pemasaran dan transaksi bisnis yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Jika gabungan berbagai tersebut bisa dikelola di internet secara maksimal, maka pembeli akan dengan mudah mencari dan tertarik dengan produk yang Anda tawarkan. Informasi yang Anda publikasikan di internet bisa saja menjadi salah satu pilihan dalam kebutuhan konsumen dan bukan tidak mungkin mereka akan menjadi konsumen potensial Anda dari waktu ke waktu.

Ikuti Perkembangan
Jika dahulu pemanfaatan internet masih menjadi salah satu alternatif jalur pemasaran dan transaksi, kini telah berkembang menjadi jalur pemasaran dan transaksi yang sangat diperhitungkan.
Berbagai informasi terbaru yang dimiliki dalam waktu yang sangat cepat telah terpublikasi di media bisnis mereka di internet. Sehingga setiap orang dapat mengikuti perkembangan terbaru yang dimiliki oleh perusahaan tersebut.
Terlebih lagi saat ini penggunaan media-media tersebut serasa dimudahkan oleh berbagai penyelenggara layanan. Tanpa pengetahuan teknis sebelumnya, seseorang bisa saja memiliki sebuah website bisnis dalam waktu yang singkat. Bahkan fitur-fitur di dalamnya cukup lengkap dalam menunjang pemasaran dan transaksi bisnis di dalamnya.
Salah satu layanan tersebut adalah portal UKM Sentral yang beralamatkan di www.UKMSentral.com. Situs tersebut merupakan web portal usaha kecil dan menengah yang berbasis di Indonesia.
Dibandingkan layanan sejenis, UKM Sentral mempunyai kelebihan dalam hal fitur e-commerce yang siap sedia digunakan, fitur kontak dengan konsumen melalui e-mail yang mudah dipasang, dan fitur berbagi artikel ke media sosial Facebook, Twitter, dan Blog.
Kelebihan lainnya, situs portal juga didukung oleh Kamar Dagang Indonesia (Kadin) dan UNIKA Soegijapranata, yang secara tidak langsung bisa menjadi penjamin atas situs-situs yang terdaftar di dalamnya.

Berbagi Lokasi dengan Foursquare

(Suara Merdeka Minggu – Rubrik Konek 29 Agustus 2010)
Semakin banyak media sosial yang diciptakan oleh pengembang aplikasi di dunia. Jika sebelumnya kita hanya mengenal Friendster, MySpace, Facebook, Twitter, Plurk, dan beberapa lainnya yang mempunyai tampilan sejenis. Kini Foursquare mulai ramai digunakan oleh pengguna internet di dunia, termasuk di Indonesia.

Foursquare01-Halaman Muka Foursquare atau sering disingkat 4SQ ini dikembangkan oleh Dennis Crowley dan Naveen Selvadurai, yang sebelumnya telah mengembangkan aplikasi sejenis namun dibeli oleh Google pada tahun 2004. Dengan berbagai perbaikan, akhirnya Foursquare berhasil menarik perhatian banyak pengguna.
Inti aktivitas di dalam Foursquare adalah berbagi keberadaan atau lokasi Anda saat ini. Anda bisa memberikan tip-tip atau peringatan tertentu pada lokasi yang sedang dikunjungi. Sehingga bisa menjadi panduan bagi pengguna lainnya ketika berkunjung ke lokasi tersebut. Namun jika sedang tidak ingin berbagi lokasi dan tip, Anda tetap bisa menuliskan status seperti halnya pada Facebook, Twitter, dan situs sejenis.

15 July 2010

Hati-Hati Celah Keamanan di Facebook

Meskipun pada tanggal 31 Mei yang lalu muncul kampanye untuk tidak mengakses Facebook, nyatanya tidak mengurangi pesona jejaring sosial ini di mata penggunanya. Terbukti hanya 14 ribu orang saja yang memutuskan untuk keluar dari Facebook. Tentunya jumlah ini tidak sebanding dengan 465 juta total pengguna Facebook di seluruh dunia.
Jumlah pengguna yang terus meningkat ini tentunya juga menarik banyak orang untuk bergabung. Terlebih jika banyak teman-teman yang telah bergabung sebelumnya. Hal itulah yang membuat Jajang C. Noer kembali menggunakan Facebook setelah sempat terhenti karena akunnya dibajak orang lain.
Permasalahan bajak-membajak akun Facebook memang cukup banyak dilaporkan oleh penggunanya. Umumnya pembajakan terjadi karena pemilik akun lupa keluar (logout) dari Facebook atau layanan email yang digunakan untuk akses ke Facebook pada saat mengakses dari komputer yang digunakan publik.
Selain itu, pengguna juga sering tidak mewaspadai adanya situs-situs mirip Facebook yang alamat aslinya bukan facebook.com. Ketika pemilik akun mencoba masuk dengan identitas dan kata sandi yang dimiliki, maka pada saat itu pula pemilik akun palsu akan bisa membajak kapanpun dia mau.